Ganyang si Elang

MALANG KOTA – Dari sekian kekalahan yang dituai Arema FC musim ini, mungkin yang paling menyakitkan adalah saat melawan PS Sleman. Di laga pembuka Liga 1 2019 pada Mei lalu itu, tim berjuluk Singo Edan yang menyandang gelar juara Piala Presiden 2019 harus takluk 1-3 dari tim yang baru saja naik kasta dari Liga 2 2018.

Malu, sudah pasti. Namun, kesempatan untuk membalas terbuka lebar pada pertandingan pekan-20 yang akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan hari ini (pukul 15.30). Misi mengalahkan tim berjuluk Super Elang Jawa (Elja) itu, juga menjadi bagian Arema menghentikan paceklik kemenangan selama empat pertandingan terakhir.

Ya, rentetan hasil buruk harus ditelan Singo Edan sejak kalah 1-2 dari Bali United, seri 1-1 dari PSIS Semarang, seri 2-2 dari Borneo FC, dan antiklimaksnya kalah 0-2 dari Persela Lamongan. Misi mengalahkan PS Sleman semakin bergelora. Sebab, laga ini menjadi pintu masuk bagi Arema mengejar ketertinggalan.

Seperti diketahui, dari 18 pertandingan yang dilewati, Arema masih tertahan di posisi 8 klasemen sementara dengan 27 poin. Selisih 17 poin dari pemuncak klasemen sementara Bali United.

Posisi Arema, kian rawan tergerus. Itu jika ambyar lagi dengan menelan hasil seri apalagi kalah di laga ini. Sebab, PSM Makassar terus membuntuti di posisi 9 dengan raihan 27 poin dari 16 laga.

Pelatih Arema FC Milomir Seslija mengatakan, timnya tidak boleh meraih hasil negatif lagi. ”Target kami sudah pasti di laga ini menang,” kata dia. Namun, melawan PS Sleman juga bukan hal mudah. Tim yang dilatih Seto Nurdiyantoro tersebut punya catatan yang bagus selama laga tandang. Yakni, 4 kali menang, 2 seri, dan 4 kali kalah.

”Kami sudah menyiapkan untuk melawan PS Sleman, kami akan melakukan apa yang bisa kami lakukan maksimal dan lihat apa nanti yang akan terjadi,” kata pelatih dengan lisensi UEFA Pro itu.

Milo juga enggan jika hasil buruk yang dialami Arema terus berlanjut. ”Apa yang terjadi sekarang, apa yang ada di sekeliling kami hanya membuat kami menjadi lebih baik sebagai tim,” kata pelatih berusia 55 tahun itu.

Bagi dia, sudah saatnya Singo Edan kembali ke jalurnya. ”Kami sudah berbenah, kami punya satu kesatuan dan kami tahu apa yang harus kami lakukan,” kata Milo.

Secara fisik dan mental, Hamka Hamzah dkk sudah sangat siap untuk laga ini. Meski ada beberapa pemain yang harus absen. Seperti Dendi Santoso yang terkena akumulasi dan Dedik Setiawan yang masih cedera.

Namun, beberapa nama juga sudah kembali. Seperti Arthur Cunha dan Johan Alfarizie yang siap memperkokoh barisan pertahanan. Selain pemain makin komplet, Milo melanjutkan, yang penting pada laga ini adalah semangat para penggawa Singo Edan. ”Kami harus bekerja sebagai satu tim dengan ekstra effort sehingga hasil bagus bersama kami,” ujarnya.

Pelatih PS Sleman Seto Nurdiyantoro mengatakan, semua pemain siap untuk menghadapi pertandingan kali ini. ”Kami harus fokus karena lawan kami Arema,” kata dia.

Bagi Seto, Arema adalah tim yang bagus, solid, dan punya sederet pemain berkualitas. ”Namun, motivasi kami di sini besar, ingin bisa mempertahankan posisi kami,” kata dia.

Saat ini PS Sleman menempati posisi 6 klasemen sementara dengan 28 poin dari 19 pertandingan. Seto menyebut, hasil negatif di empat laga terakhir yang diraih Arema bisa menjadi ancaman.

”Mereka pasti punya motivasi lebih untuk laga ini, jadi harus kami waspadai. Namun, seperti (kemenangan) pertandingan pertama (putaran pertama) akan jadi motivasi di laga ini,” tandas Seto.

Pewarta : Aris Dwi Kuncoro
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Abdul Muntholib