Gandeng Kampung Keramik, Puskesmas Dinoyo Deteksi 6.000 Penderita Diabetes dan Hipertensi

Seorang pasien sedang dirawat di Puskesmas Dinoyo

KOTA MALANG – Penyakit Tidak Menular (PTM) dewasa ini cukup signifikan tren penderitanya. Diabetes dan hipertensi adalah 2 PTM yang saat ini menjadi momok utama dan perhatian Dinas Kesehatan. Beragam cara dilakukan puskesmas untuk memantau penderitanya, salah satunya yang dilakukan Puskesmas Dinoyo dengan menggandeng Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK) Kampung Keramik Dinoyo.

Setiap tahunnya sejak 2018, Puskesmas Dinoyo terus menggaungkan program Gerakan Deteksi Dini & Skrining Penyakit Tidak Menular (Gendis PTM). Program ini menyasar wilayah Kelurahan Dinoyo, Merjosari, Tlogomas, Sumbersari, dan Ketawanggede.

Dalam program ini Puskesmas Dinoyo melakukan cek kesehatan mulai dari cek gula darah, tekanan darah, hingga gizi selama 1 bulan penuh. Pengecekan dilakukan sesuai jadwal yang telah ditentukan selama 1 bulan di masing-masing kelurahan.

“Jadi setahun sekali kami memantau penderita diabetes dan hipertensi dengan melakukan cek kesehatan di Posyandu Lansia dan balita. Kita gandeng juga anggota Pos UKK Kampung Keramik. Kalau tahun lalu full di Bulan Oktober, tahun ini kita laksanakan di Bulan Juni,” terang kepala Puskesmas Dinoyo, dr. Rina Istarowati.

Tahun 2018 tercatat penderita diabetes dan hipertensi sebanyak 5.000 orang. Dengan adanya program Gendis PTM, Puskesmas Dinoyo berhasil menjangkau hingga 6.000 orang penderita termasuk anggota Kampung Keramik Dinoyo. Para penderia PTM yang disasar adalah lansia usia 65 ke atas dan ibu dari balita yang terdata di Posyandu.

“Nah kalau sudah terdeteksi, kita imbau mereka untuk screening ke Puskesmas setiap bulannya. Mereka harus dirujuk kesini (Puskesmas Dinoyo) untuk kami pantau dan kontrol gizinya,” beber Rina.

Pewarta: Rida Ayu
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: Rida Ayu