Gandeng Bank Jatim Tekan Kebocoran Uji Kir

KEPANJEN  – Pasca mengakuisisi Balai Uji Kir Karanglo, Dinas Perhubungan Kabupaten Malang terus berupaya untuk menggenjot retribusi guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang Ek Hafi Lutfi menuturkan, sampai akhir Juli lalu, pendapatan retribusi dari sektor uji kir sudah mencapai 53 persen. ”Tahun ini target PAD dari uji kir sebesar Rp 3,7 miliar. Sampai bulan Juli capaian kami sebesar Rp 1,9 miliar atau 57,65 persen dari target,” kata Hafi.

Jika dibandingkan dengan target 2018 lalu, retribusi uji kir mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hafi menuturkan, tahun lalu target retribusi mereka sebesar Rp 2,7 miliar.

”Dengan target itu capaian retribusi yang berhasil kami capai sebesar Rp 2,8 miliar atau 102,06 persen, makanya tahun ini ditingkatkan karena mulai Januari lalu uji kir Karanglo juga sudah mulai kami kelola,” bebernya.

Guna menggenjot pendapatan, mantan kepala badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) itu menuturkan mulai September, pihaknya bekerja sama dengan Bank Jatim lewat program bayar nontunai uji kir atau bantu kir.



”Caranya dengan menyediakan tenaga dari Bank Jatim untuk stand by di Talangagung maupun Karanglo, jadi pembayarannya nanti langsung setor ke Bank Jatim,” kata Hafi.

Dengan mekanisme tersebut, Hafi optimistis potensi kebocoran yang selama ini masih terjadi di uji kir bisa ditekan. Seperti diketahui, saat ini uji kir Talangagung memiliki kapasitas pemeriksaan sebanyak 75–100 unit kendaraan per hari.

Sementara uji kir Karangploso memiliki kapasitas antara 125–140 unit kendaraan per hari. Dengan adanya penambahan tersebut, setiap tahun dishub rata-rata harus meningkatkan sumbangan retribusi sebesar 5 persen tiap tahun.

Yang masih harus dievaluasi, masih kata Hafi, yakni pelayanan yang diberikan kepada pengguna uji kir. Khusus di Karanglo, Hafi menuturkan bahwa pihaknya masih punya PR untuk meningkatkan sarana penunjang demi kenyamanan para penguji kendaraan.

”Ke depan sedang kami upayakan terkait dengan aksesibilitas seperti pengaspalan, kantor, ground office, sampai atap. Mudah-mudahan tahun depan bisa ditingkatkan sehingga target yang dicapai pun bisa ditingkatkan lagi,” tukas Hafi.

Pewarta : Farik Fajarwati
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Abdul Muntholib