Ganda Indonesia No 82 Dunia, Sang Juara Dunia Junior, ke Babak Utama

JawaPos.com-Juara dunia junior 2019 Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjalani debutnya pada ajang Super 300 dengan baik.

Leo/Daniel yang sekarang menempati ranking 82 dunia itu lolos ke babak utama Thailand Masters 2020 via kemenangan atas ganda putra tuan rumah Maneepong Jongjit/Krit Tantianankul dalam rubber game dengan skor 22-24, 21-17, 21-18.

Pada babak pertama besok (22/1), Leo/Daniel akan menghadapi rekannya sesama pemain pelatnas PBSI Mohammad Reza Pahlevi Isfahani/Sabar Karyaman Gutama.

”Kami sudah sama-sama tahu permainannya. Yang penting besok harus lebih fight dan siap lagi. Harus all out,” kata Daniel dalam siaran pers PP PBSI yang diterima Jawa Pos.

”Target kami ingin mengeluarkan permainan terbaik saja dulu. Fokus setiap babak dan jangan lengah dari lawan,” imbuh Leo.

Pertandingan babak kualifikasi di Indoor Stadium Huamark, Bangkok hari ini (21/1) berlangsung ketat. Leo/Daniel baru bisa menang dalam tempo 70 menit.

Pada game pertama, Leo/Daniel sempat tertinggal 13-16. Namun, mereka berhasil mencetak lima angka beruntun dan unggul 18-16. Pertandingan kemudian menjadi intens. Jongjit/Tantianankul sempat mencapai game point lebih dulu dalam kondisi 20-19. Namun, Leo/Daniel membalik dan memimpin 21-20.

Pertandingan semakin menegangkan. Adu setting terjadi. Namun, Jongjit/Tantianankul berhasil mengambil momentum menang untuk merebut game pertama dalam keunggulan 24-22.

Pada game kedua, Leo/Daniel tidak memberikan kesempatan bagi lawan untuk berkembang. Sejak awal, mereka terus unggul dalam perolehan angka dan mengambil game kedua dengan nyaman.

Pada game penentuan, Leo/Daniel sempat tertekan dan tertinggal 3-8. Namun, mereka dengan sabar terus mencetak angka dan akhirnya bisa menyamakan kedudukan dalam posisi 9-9.

Setelah itu kejar-mengejar poin terjadi.

Dan sejak unggul 16-15, Leo/Daniel tidak pernah lagi tertinggal dari lawan. Mereka akhirnya mampu memenangkan pertandingan dan merebut tiket babak utama.

”Bolanya di sini berat, lawannya juga nggak gampang mati, mereka kuat. Apalagi salah satu pemainnya tadi juga senior (Jongjit, berusia 28 tahun, Red). Sudah banyak pengalamannya,” kata Daniel.

”Selain bolanya berat, di sini lapangan juga ada angin. Terus mereka juga main defensenya bagus,” tambah Leo.