Gaet Pasien WNA, RSUD Bali Mandara Targetkan Akreditasi Internasional

JawaPos.com – Sebagai tujuan wisatawan mancanegara ke tanah air, Bali tak hanya cukup mengembangkan objek wisata. Sarana medis pun ditata guna menjadi penunjang. Salah satunya adalah RSUD Bali Mandara.

Rumah sakit yang terletak di daerah wisata Sanur, Denpasar, itu kerap menjadi rujukan wisatawan asing. Perhari rata-rata 30 hingga 50 kunjungan wisman yang membutuhkan layanan medis. ”2018 ada 2335 wisman yang berobat ke sini,” tutur Dirut RSUD Bali Mandara Provinsi Bali Gede Bagus Darmayasa, Selasa (23/4).

Bagus menjelaskan penyakit yang banyak diderita wisatawan asing adalahi kasus-kasus traveling. Misalnya saja geriatri, stroke, kekerasan keluarga, bahkan pengobatan akibat perkelahian.

Untuk menunjang pelayanan, RSUD Bali Mandara juga bekerjasama dengan salah satu rumah sakit di Darwin, Australia. Maklum saja, Bali cukup banyak dikunjungi wisatawan dari Australia. Untuk memantapkan maka menejemen menargetkan mendapat akreditasi rumah sakit secara internasional.



Kini rumah sakit tersebut melakukan persiapan akreditasi paripurna. Nilai yang diraih untuk bisa maju akreditasi internasional harus 95. “Banyak yang harus disiapkan. Kalau sudah akreditasi internasional ada rencana masuk JCI,” ucapnya.

Kadinkes Provinsi Bali Ketut Suarjaya mengungkapkan hal senada. Health tourism akan dikembangkan di Bali. Salah satunya di rumah sakit milik Pemprov Bali tersebut. Selain itu dia juga menyebut adanya layanan kanker.

Terkait dengan layanan kanker, dia menjelaskan bahwa angka kanker 2,3 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Termasuk kasus Provinsi Bali. Untuk pelayanan kanker di salah satu rumah sakit di Bali, antriannya bisa satu tahun, baru dapat pelayanan di RS.

”Oleh sebab itu, kami harus membuka layanan kanker ini, sekalipun cukup berat. Saya berharap, layanan kanker ini bukan hanya penyembuhan, tapi juga deteksi dini, sehingga masyarakat dapat mencegah kanker sejak awal”, ujarnya

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Ferlynda Putri Sofyandari