Foto Bung Soekarno Ada di PLTN Pertama di Rusia

Mahasiswa Indonesia Dwi Rahayu yang juga mahasiswa S2 Nuclear Power Engineering and Thermal Physics di National Research Nuclear University, Rusia, berkesempatan mengikuti kegiatan tersebut.

’’Saya juga berkesempatan melakukan kunjungan ke beberapa fasilitas penilitian di kota Obninsk. Obninsk adalah salah satu Science city di Rusia yang memiliki berbagai fasilitas penelitian terkait nuclear power engineering, nuclear methods and radiation technology, technology of non-metallic materials, medical radiology, meteorology and ecology and environmental protection,’’ papar Dwi.

Dwi memaparkan, fasilitas penelitian pertama yang dikunjungi adalah Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pertama di dunia yang terletak di Institute of Physics and Power Engineering. PLTN mulai dibangun pada tanggal 1 Januari 1951 dan mulai terkoneksi ke grid pada 27 Juni 1954.

Pembangkit listrik berbahan bakar uranium yang dikayakan sebanyak 5 persen itu memiliki total kapasitas listrik yang dihasilkan sekitar 5 MWe. Pemandu yang mengantarkan kami memasuki fasilitas ini menjelaskan bahwa latar belakang dibangunnya PLTN pertama di Obninsk bukanlah tentang kemajuan teknologi yang sudah dikuasi oleh Rusia (Uni Soviet) saat itu, tetapi dilatar-belakangi oleh kepentingan ekonomi.

’Ketika memasuki loby gedung PLTN, pandangan Dwi tertuju pada satu foto di antara banyak foto yang terpajang, yaitu foto Ir. Soekarno, presiden pertama Indonesia yang sedang menandatangani buku tamu. “Pada masa kepemimpinan presiden Soekarno, hubungan Indonesia – Rusia sangat erat sekali, bahkan beliau juga menyempatkan untuk berkunjung ke PLTN pertama di dunia pada tahun 1959,” ujar Dwi mengutip penjelasan dari pemandu. (*)


(ina/JPC)