Fokus UMKM dan Pertanian, DanaRupiah Target Salurkan Dana Rp 9,7 T

JawaPos.com – DanaRupiah berniat untuk merangkul pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) lewat pembiayaan dana. Tahun ini produk baru tersebut diharapkan dapat selesai.

Presiden Direktur DanaRupiah Entjik S Djafar mengatakan, sektor yang jadi prioritas penyaluran dana yakni UMKM dan pertanian. Untuk UMKM, pihaknya akan bekerja sama dengan agregator ataupun pihak ketiga.

“Kami akan garap pada akhir Februari pekan ketiga atau keempat. Paling lambat awal Maret,” katanya di DBS Bank Tower, Jakarta, Rabu (22/1).

Rencananya, untuk awal pembiayaan UMKM, pihaknya akan memprioritaskan pemberian pinjaman di kawasan Jawa Barat dan Jawa Tengah. “Untuk pertanian kami fokus di Sulawesi dulu,” imbuhnya.

Tahun ini, DanaRupiah menargetkan penyaluran pinjaman mencapai Rp 9,6 triliun atau meningkat 82 persen dari posisi akhir 2019. Hal tersebut didorong dengan masih tingginya permintaan masyarakat yang belum terjangkau institusi keuangan formal.

“Dengan tata kelola perusahaan yang profesional dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, kami percaya DanaRupiah dapat merealisasikan target penyaluran pinjaman Rp 9,6 triliun,” katanya.

Hingga akhir 2019, DanaRupiah telah menyalurkan pinjaman sebesar Rp 5,7 triliun. Adapun total peminjam yang disetujui mencapai empat juta orang.

Tiga layanan yang disediakan DanaRupiah yaitu pinjaman tunai, pinjaman produktif, serta pinjaman untuk pelatihan dan pendidikan. “Dari ketiga layanan itu, DanaRupiah menargetkan pinjaman kepada sektor produktif termasuk pendidikan mencapai 25 persen dari total pinjaman perusahaan,” tutur Entjik.