Flavio 87: Saya Pasti ke Arema, tapi…

Rencana Arema FC mendatangkan gelandang Pusamania Borneo FC (PBFC) Flavio Beck Junior masih alot. Lantaran, negosiasi dengan pemain bernomor punggung 87 ini belum mendapatkan titik temu.

MALANG Rencana Arema FC mendatangkan gelandang Pusamania Borneo FC (PBFC) Flavio Beck Junior masih alot. Lantaran, negosiasi dengan pemain bernomor punggung 87 ini belum mendapatkan titik temu.

Setelah diberitakan Jawa Pos Radar Malang, rumor Arema FC mendatangkan Flavio memang semakin santer. Apalagi, Senin malam lalu (5/12) Flavio mengunggah gambar singa di akun Instagram-nya. Tak pelak, banyak warganet yang berkomentar kalau Flavio segera menjadi milik klub berjuluk Singo Edan ini.

Ketika dihubungi koran ini, dia menegaskan kalau hingga saat ini belum ada kata sepakat dengan manajemen Arema FC. ”Saya sudah bicara dengan Arema, tapi negosiasinya belum selesai,” kata Flavio kemarin (5/12).

Dia menjelaskan bahwa belum tercapainya kesepakatan itu karena dirinya masih belum setuju dengan apa yang ditawarkan manajemen Arema FC. ”Jika mereka memberi apa yang saya inginkan, saya pasti datang,” imbuh pemain kelahiran Brasil 30 tahun silam itu. Saat ditanya perihal unggahannya di Instagram, dia tidak mau menjawab.

Dia menambahkan, setelah beredar kabar kalau dirinya dilepas oleh PBFC, memang ada beberapa klub yang sudah menghubungi dan menginginkan jasanya. ”Selain Arema, saya ada tiga klub lagi (yang berminat),” imbuh Flavio.

Dia menyatakan belum ada yang deal dengan empat klub yang menyatakan tertarik kepadanya. ”Situasinya (Arema, red) sama dengan tiga klub lainnya,” imbuh pemain yang dikenal dengan tendangan kerasnya. Hanya, dia enggan membeberkan klub-klub pesaing Arema FC yang berusaha mendapatkan jasanya.

Untuk diketahui, penampilan Flavio bersama PBFC di Liga 1 musim ini sebenarnya tidak mengecewakan. Meski berposisi sebagai gelandang, dia justru menjadi top skor kedua di klub dengan tujuh gol. Dia hanya kalah dari Lerby Eliandry yang mencetak 16 gol. Dari 34 laga, Flavio bermain dalam 30 laga. Selama itu, dia menciptakan lima assist.

Selain kecepatannya, Flavio dikenal dengan tendangan bebasnya yang terukur dan akurat. Selama ini, Arema FC belum punya spesialis bola-bola mati. Jika pemain penyuka nomor 87 ini bergabung dengan Singo Edan, dia akan semakin identik dengan angka 87, karena Arema FC lahir pada tahun 1987.

Sementara itu, Manajer Media Officer Arema FC Sudarmaji mengungkapkan bahwa Arema sudah mengantongi nama lain untuk menggantikan pemain setinggi 179 sentimeter itu.”Untuk posisi apa? Sekarang yang dibutuhkan Arema tinggal kiper dan striker asing,” kata Darmaji, sapaan akrabnya.

Praktis, nama Flavio kemungkinan tersingkir dari perburuan pemain Arema FC. Besar kemungkinan gelandang yang diincar Singo Edan adalah gelandang Mitra Kukar, Rodrigo Ost Dos Santos. Namun, Darmaji belum berani membocorkan apa benar seorang Rodrigo yang bakal didatangkan ke Bumi Arema. ”Kami baru akan merilis jika pemain yang diinginkan pelatih telah datang dan resmi mengikat kontrak dengan Singo Edan,” beber mantan wartawan itu.

Tentu hal tersebut merupakan sinyal positif. Sebab, Rodrigo Ost Dos Santos mengungkapkan bahwa dirinya akan terbang ke Malang dalam waktu dekat. ”Mungkin beberapa hari ke depan saya sudah akan bergabung latihan bersama pemain Arema yang lain,” ucap pemain kelahiran Sao Paulo, Brasil, itu.

Pewarta : Gigih Mazda
Penyunting : Irham Thoriq
Copy Editor : Arief Rohman