FKUB tanda tangani seruan moral

FKUB Bojonegoro

Ketua FKUB Bojonegoro Alamul Huda meminta kepada masyarakat untuk mengedepankan kebersamaan antar-umat beragama dengan tetap menjalin hubungan sosial. Hal itu demi terciptanya suasana pilkada yang aman, lancar dan damai.

“Kami sepakat memberi pengarahan ataupun motivasi terhadap masing-masing umat. Jangan terpancing isu-isu yang dapat memecah belah hubungan antar-umat beragama,” ujar Alamul di sela penandatanganan Seruan Moral di Kantor FKUB Bojonegoro, Rabu (16/5).

Guna mewujudkan kesepahaman tersebut, salah satu caranya harus intens menjalin komunikasi antar-tokoh agama, tokoh masyarakat dan antar umat beragama. Hal itu merupakan langkah mengantisipasi terjadinya konflik horizontal serta dapat menolak berbagai macam bentuk kampaye hitam. “Jangan sampai terjadi. Sebab itu awal kehancuran bangsa ini,” ucapnya.

Alamul berharap Pilbup Bojonegoro dapat berjalan dengan jujur, adil dan suasana tetap kondusif. Partai politik dan tim sukses pasangan calon harus semaksimal mungkin mengendalikan pendukungnya. Serta lebih mengedepankan kedewasaan dalam berpolitik.

Dia juga mengimbau agar seluruh masyarakat Bojonegoro menggunakan hak pilihnya secara baik dan bertanggungjawab. “Masyarakat harus siap menerima hasil pilkada secara dewasa, lapang dada dan bijaksana,” pungkasnya.



Sementara itu, penandatanganan itu diikuti empat tokoh agama. Yakni, Islam, Katolik, Hindu dan Konghuchu. Empat pasangan Calon Bupati-Calon Wakil Bupati Bojonegoro dan sejumlah pendukung juga hadir.


(yud/JPC)