Fix, Bonek Dilarang Hadir di Stadion Kanjuruhan

MALANG KOTA – Iwan Budianto selaku CEO Arema meluruskan berita yang beberapa hari ini viral terkait pernyataan GM Arema FC, Ruddy Widodo pada acara Silaturahmi dan Rapat Koordinasi Pertandingan Arema FC lawan Persebaya Surabaya di Ocean Garden, Kota Malang, Kamis, (4/10).

Pernyataan yang dimaksud adalah menyatakan diperbolehkannya suporter Persebaya datang ke Kota Malang pada pertandingan, Sabtu, (6/10). “Saya hanya mau meluruskan, jadi kemungkinan hal itu akan dilaksanakan di musim depan, bukan pertandingan besok,” sebut Iwan yang diiyakan oleh Ruddy Widodo, yang juga turut hadir.

Ia mengatakan pemelintiran berita itu dilakukan pihak-pihak tertentu. “Supaya tidak simpang siur, untuk pertandingan besok, 6 Oktober, yang hadir di Kanjuruhan hanya Aremania,” kata Iwan, dilanjutkan tepuk tangan berbagai Korwil Aremania yang hadir.

Ia memberikan statement seperti itu karena mengetahui tiket untuk laga itu memang sudah terjual habis. Akibatnya, tidak ada lagi kuota untuk Bonekmania di Stadion Kanjuruhan.

Iwan Budianto juga menegaskan Aremania dilarang untuk melakukan sweeping kendaraan. “Jangan lah itu, sudah wewenang polisi, ada yang mengatur,” sebut CEO Arema FC ini.



Hal senada disampaikan Yuli Sumpil, dirigen Arema FC. “Tetep rivalitas, kalau ada Bonek yang masuk, saya gak masuk Kanjuruhan,” ungkapnya. Yuli menyatakan Bonek harus mematuhi aturan, dimana pada pertandingan away Arema FC lawan Persebaya sebelumnya di Surabaya, Aremania juga tidak diberikan jatah tiket.

Tapi pria yang akrab dipanggil Jhulez ini menambahkan, juga tidak menutup kemungkinan datangnya Bonek ke Kanjuruhan di masa yang akan datang. “Tapi di musim depan, insyaallah, ya hanya Tuhan yang tahu,” katanya.

Dirigen Arema ini juga mengimbau Aremania sopan dan tertib, serta tidak melakukan perbuatan perbuatan yang dapat merugikan diri mereka sendiri. “Ojo ngisruh, ojok merusak fasum (fasilitas umum), ojok pecah-pecah kaca mobil, tolong sampaikan ke adik adiknya, jaga kedamaian di bumi Arema, ojok sampai kejadian kayak kemarin terulang di Malang,” tegasnya kepada korwil- korwil Aremania yang hadir.

Pewarta: Elfran Vido
Penyunting: Kholid Amrullah
Fotografer: Elfran Vido