Finishing Underpass, Berlakukan Satu Arah

KABUPATEN – Masyarakat masih harus bersabar menghadapi kepadatan kendaraan saat melintas di sekitar Simpang Karanglo, Singosari. Karena proses finishing atau penyelesaian pembangunan underpass kembali dilanjutkan setelah sempat difungsionalkan hingga libur Lebaran lalu. Sejak Senin (17/6) kemarin underpass hanya dibuka satu arah.

Project Manager PT Jasa Marga Pandaan–Malang Indrawan Agustono menyatakan, keputusan buka-tutup lalu lintas satu arah tersebut dilakukan untuk menuntaskan pemasangan dinding underpass. Untuk penyelesaian dindingnya sendiri ditarget pertengahan Juli sudah selesai. ”Setelah selesai, nanti kami akan melanjutkan penyelesaian yang di atas,” ujarnya saat ditemui di kantornya Selasa (18/6) kemarin.

Karena itu, saat libur Lebaran lalu dua jalur underpass bisa dilewati, selama proses pengerjaan diberlakukan satu arah. Entah dari jalur arah Malang maupun jalur arah Surabaya. ”Tergantung pengerjaannya di mana. Setiap harinya tidak menentu,” ucap pria asli Banyuwangi itu.

Indrawan menjelaskan, misalnya saat pengerjaan underpass dilakukan di jalur arah Malang yang boleh dilalui hanya jalur arah Surabaya. Jalur arah ke Malang akan ditutup sementara dan begitu sebaliknya. ”Jadi, tidak mungkin ditutup semua. Kalau ditutup, malah tambah membuat macet,” terangnya.

Sementara itu, penyelesaian secara total pembangunan underpass ditergetkan bulan Agustus. Di mana, sebagaimana dalam kontrak yang diungkapkannya sudah disepakati paling akhir selesai pada Sabtu, 31 Agustus 2019. ”Dalam bunyi kontraknya seperti itu. Mulai dari lampu, saluran air, dinding, dan semacamnya harus sudah selesai,” ungkapnya.

Lebih dari itu, saat ini pihaknya juga masih menunggu pembebasan lahan di pintu keluar underpass. Hal tersebut untuk memperlebar jalan agar tidak terjadi penumpukan. Karena, nanti akan ada persinggungan jalur untuk kendaraan yang keluar dari tol.

”Sambil menunggu pembebasan lahan itu, makanya kita lanjutkan pembangunan underpass ini. Paling tidak, dalam waktu dekat ini pembebasan lahan akan selesai,” tandasnya.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Malang, pemberlakuan satu jalur underpass itu memicu penumpukan kendaraan di Simpang Karanglo, Singosari. Bahkan kemacetan terlihat hingga flyover Arjosari yang ekor kemacetannya bisa sampai depan Perumahan Araya. Terutama, saat jam sibuk yaitu pagi dan sore.

Pewarta : M.Badar Risqullah
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Ahmad Yani
Fotografer : Laoh Mahfud