Final, Nothing Impossible!

MALANG KOTA – Nothing impossible agaknya menjadi kata-kata yang perlu ditanamkan kepada seluruh penggawa Arema FC Putri di laga kedua semifinal Liga 1 Putri 2019 hari ini (6/12). Bagaimana tidak, pada laga ini, Ongis Kodew–julukan Arema FC Putri harus bisa membalikkan kekalahan 0-2 dari Persib Bandung Putri pada laga pertama lalu (1/12).

Arema Putri, minimal wajib menang 3-0 jika ingin melenggang ke final. Meski bukan perkara mudah, namun peluang itu masih terbuka lebar selama 90 menit hari ini. Sheva Imut Furyzcha dkk pun cukup optimistis. Apalagi, laga kali ini bakal berlangsung di Stadion Gajayana, Kota Malang, pukul 15.00.

Laga di kandang sendiri, tentu menjadi spirit tambahan. Selama Liga 1 Putri bergulir, Ongis Kodew cukup superior saat bermain di Malang atau Kota Batu, dari 8 laga sudah mencatatkan 6 kemenangan. Nah, melawan Persib Putri kali ini apakah akan menambah panjang kemenangan Arema Putri?

Pelatih Arema FC Putri Alief Syahrizal mengaku timnya saat ini dalam kondisi bagus. Di mana siap fight dan memberikan perlawanan selama 90 menit pertandingan berlangsung. ”Alhamdulilah semua siap dan pemain tidak ada yang cedera. Kini dalam motivasi tinggi dalam laga nanti,” ungkap pelatih berlisensi C AFC itu.

Menurut Alief, kesiapan tim Arema Putri tidak hanya dari segi mental saja. Namun, juga dari segi teknis. Segala pekerjaan rumah di pertandingan leg pertama lalu, terus diperbaiki untuk pertandingan kali ini. Seperti tumpulnya lini depan Ongis Kodew, terus dipoles agar lebih tajam.

”Kami perbaiki finishing touch anak-anak. Kemarin saat di Bandung banyak peluang gagal dikonversi menjadi gol,” ucap lulus Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) Universitas Negeri Malang itu. Padahal, dia sudah mewanti-wanti para pemain untuk memanfaatkan peluang sekecil apa pun di partai semifinal.

Meski harus unggul minimal 3-0, namun Alief tidak mau terlalu membebani pemain. Dia ingin para pemain melakukan secara bertahap untuk menang. ”Mereka (pemain) kalau mau melaju final harus mencetak 1 gol dulu. Insya Allah gol-gol berikutnya akan mengalir,” pungkas Alief.

Pewarta : Galih Praseyta
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Aris Dwi Kuncoro