Fantastis! Penerimaan Bea Cukai Kantor Malang Tahun 2018 Tembus Rp 20.16 T

Bea Cukai Malang musnahkan barang ilegal

MALANG – Sepanjang tahun 2018, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kantor Wilayah Malang, mencatat penerimaannya tembus 103,07 persen dari target yang ditetapkan Rp 19,56 triliun.

Capaian tersebut setara dengan Rp 20,16 triliun. Dengan capaian tertinggi dipeorleh pada bulan Desember yang tercatat Rp 3,12 trilliun atau hampir dua kali lipat dari target bulanan.

Setidaknya ada tujuh sumber pendorong pencapaian penerimaan bea cukai Malang di tahun 2018. Ialah bea masuk. Kemudian, cukai hasil tembakau, cukai etil alkohol, cukai MMEA, denda administrasi cukai, denda administrasi pabean, dan penerimaan cukai lainnya.

“Penyumbang tertinggi adalah cukai hasil tembakau untuk rokok Rp 19,88 triliun dan produsen liquid vape yang termasuk baru ini juga berkontribusi sebesar Rp 4,63 miliar,” kata Kepala Kantor Wilayah malang Ruddy Hery Kurniawan (8/1). Sementara yang terendah adalah cukai administrasi pabean, sebesar Rp 4,3 juta.

Ruddy menjelaskan, bahwa realisasi yang melebihi target tersebut juga dikarenakan adanya pengawasan rokok serta minuman ilegal yang semakin ketat.



Pewarta Feni Yusnia
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto Feni Yusnia