Fadli Zon Tantang Jokowi Buktikan Budidaya Kalajengking Menguntungkan

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menantang Presiden Jokowi membuktikan pernyataannya bahwa budidaya kalajengking menguntungkan.

“Saya pikir pernyataan Presiden ini sangat menyedihkan. Menurut saya ini pernyataan yang kurang bertanggung jawab,” tegas Fadli di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (3/5).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini pun menantang Jokowi untuk mempraktikkan budidaya kalajengking terlebih dahulu, sebelum menyarankan orang lain. Jika berhasil, maka kesuksesan itu bisa dicontoh masyarakat Indonesia.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyarankan kepala daerah mencoba budidaya kalajengking yang menguntungkan, daripada korupsi demi mencapai kekayaan dalam tempo secepat-cepatnya.
(Reuters)

“Jadi, ini menurut saya harus diusut kok bisa seorang Presiden RI berbicara seperti ini. Ini menurut saya memalukan,” katanya.

Selama ini, Fadli Zon juga tidak pernah mendengar gagasan nyeleneh itu muncul dari mulut seorang presiden Indonesia, kecuali Jokowi. Bahkan Fadli mencibir kerja tim Jokowi, sehingga bisa muncul gagasan semacam itu.



“Saya rasa enggak pernah ada Presiden Indonesia yang dalam sejarahnya berbicara seperti itu,” pungkasnya.

Diketahui, video pidato yang beredar di media sosial itu dilontarkan pada saat Jokowi menghadiri acara Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrembangnas) dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2019, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (30/4) lalu.

Dalam pidato itu, Jokowi mempertanyakan komoditas yang paling mahal di dunia. Sang presiden pun dengan tegas menjawab racun kalajengking.

Bahkan, mantan Wali Kota Surakarta itu mempunyai perhitungan harga racun kalajengking mencapai senilai USD 10,5 juta per liter, atau sekitar Rp 142,8 miliar (kurs 13.600). Jokowi pun menyarankan kepada para kepala daerah yang hadir untuk mengumpulkan racun kalajengking daripada melakukan praktik korupsi.


(gwn/JPC)