Erick Thohir Dapat Lampu Hijau dari DPR untuk 'Utak-atik' BUMN

Erick Thohir Dapat Lampu Hijau dari DPR untuk

JawaPos.com – Rapat kerja perdana Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dengan Komisi VI DPR RI, Senin (2/12) berbuah manis. Erick mendapat lampu hijau dari Komisi VI untuk mengutak-atik BUMN, termasuk membentuk, merger, atau membubarkan anak dan cucu perusahaan BUMN.

Erick menuturkan, saat ini pihaknya tengah menyusun draf Peraturan Menteri (Permen) tentang pembentukan anak dan cucu perusahaan BUMN. Menurutnya, ‘mengembangbiakkan’ perusahaan tidak boleh tanpa rencana. “Tidak main bentuk saja,” katanya.

Erick berpendapat, lebih baik memiliki sedikit perusahaan namun sehat dan menguntungkan, daripada terlalu banyak tapi tidak efektif. “Saya sudah sampaikan dari Rp 210 triliun keuntungan, mungkin 70 persennya hanya (dari) 15 perusahaan. Yang lain seperti apa (bisa dibayangkan). Lebih baik kita lebih kecil, lebih sehat, tapi lebih cepat,” ungkap mantan presiden Inter Milan itu.

Dalam Permen tersebut, kata Erick, nantinya Menteri BUMN memiliki kewenangan dalam melakukan menggabungkan ataupun menutup anak atau cucu perusahaan pelat merah yang sakit. “Tapi bukan berarti semua anak perusahaan itu sakit. Seperti Telkom dan Telkomsel sangat sehat,” katanya mencontohkan.

Dia menambahkan akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan dan Presiden guna menjalankan rencana itu. Sementara itu, Komisi VI DPR sendiri sudah memberikan sinyal dukungan.

“Apalagi tadi dari Komisi VI menyampaikan sangat keras, kebanyakan pembentukan anak usaha dan cucu itu lebih mengerdilkan dari perusahaan yang tadinya sudah untung (maka harus diatur). Dan saya rasa saya sepakat dengan wakil rakyat tersebut,” pungkasnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Romys Binekasri