Era Baru Arema Dimulai

MALANG KOTA – Seperti apa gaya permainan Arema FC di bawah racikan pelatih Milomir Seslija? Lalu seberapa baguskah kualitas Robert ”Gladiator” Lima Guimares dan Pavel Smolyachenko–dua pemain asing yang baru direkrut musim ini?

Dua pertanyaan itu bakal terjawab di Stadion Kanjuruhan sore ini (26/1). Saat Arema FC menjamu Persita Tangerang pada leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia.

Laga ini bakal menjadi laga resmi pertama bagi Arema FC pada 2019. Juga bakal menjadi debut resmi pertama bagi Robert, Pavel, maupun tiga pemain lokal yang baru bergabung musim ini: Rachmat Latief, Sandy Firmansyah, dan Ikhfanul Alam. Tentu saja bila mereka dimainkan oleh Milo.

Robert misalnya. Dia begitu antusias menyambut laga resmi pertamanya bagi Arema FC. ”Ini adalah pertandingan pertama saya di Indonesia. Jadi, ini sangat spesial,” kata pemain berkewarganegaraan Brasil ini.

Robert seperti diketahui, memang belum pernah bermain di Indonesia sebelumnya. Terakhir kali, Robert bermain untuk Al-Shabab di Liga Kuwait. Begitu pun dengan Pavel yang sebelumnya bermain untuk Metallurg Bekabad di Liga Uzbekistan.

Robert yang bakal menggunakan nomor punggung sembilan berharap debutnya meninggalkan kesan positif. Apalagi, sebagai striker asing, ekspektasi Aremania terhadapnya amat tinggi. ”Kami sudah latihan dengan baik sebelumnya. Fisik, taktik. Semua untuk menyambut laga pertama ini,” jelas dia.

Sementara itu, pelatih Arema FC Milomir Seslija menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak menganggap remeh Persita. Meski level Persita berada di bawah Arema FC.

Seperti diketahui, Arema FC adalah kontestan Liga 1. Sedangkan Persita bermain di Liga 2. Pada laga ini, Arema FC bakal memainkan tiga pemain asing. Sedangkan Persita 100 persen pemain lokal.

”Saya beri tahu, kalau di Inggris tim yang ada di kasta ketiga bisa saja mengalahkan tim di premier league,” kata pelatih berkewarganegaraan Bosnia Herzegovina ini.

Artinya, bila sampai lengah, Arema FC bisa saja kalah dari Persita.  ”Kadang ada tim yang (sebelumnya) tidak pernah menang, tapi tiba-tiba bermain bagus sekali. Kami tidak bisa remehkan siapa pun di ajang ini (Piala Indonesia),” terang pelatih dengan lisensi UEFA Pro itu.

Terpisah, asisten pelatih Persita Tangerang Wiganda Saputra menyatakan, target timnya tak muluk-muluk pada laga kali ini. ”Kami beda kasta, Arema Liga 1 dan kami Liga 2, bisa mencuri satu poin saja sudah bagus bagi kami,” kata dia.

Tak adanya pelatih kepala Widodo C. Putro yang masih mengikuti program AFC Pro di Spanyol tentunya berpengaruh. ”Saat uji coba (lawan Bhayangkara), pemain sangat antusias sekali karena ada pelatih (Widodo). Ada nuansa baru pada tim, sekarang tanpa pelatih (Widodo) tentu berpengaruh, meski semua program diserahkan ke saya,” ungkap dia.

Pewarta               : Aris Dwi Kuncoro
Copy Editor         : Dwi Lindawati
Penyunting         : Mufarendra
Fotografer          : Miladi