ER Buka Keran, Calon Sekda Bisa dari Luar Daerah

Pemilihan sekretaris daerah (sekda) Kota Batu diprediksi bakal alot. Diperkirakan, bakal banyak orang yang akan mendaftar. Tidak hanya dari internal Pemerintah Kota (Pemkot) Batu, tapi juga dari luar Kota Pariwisata ini. Lantaran, Pemkot Batu mengisyaratkan kalau pendaftaran calon sekda berlangsung secara terbuka dan dibuka seluas-luasnya.

KOTA BATU – Pemilihan sekretaris daerah (sekda) Kota Batu diprediksi bakal alot. Diperkirakan, bakal banyak orang yang akan mendaftar. Tidak hanya dari internal Pemerintah Kota (Pemkot) Batu, tapi juga dari luar Kota Pariwisata ini. Lantaran, Pemkot Batu mengisyaratkan kalau pendaftaran calon sekda berlangsung secara terbuka dan dibuka seluas-luasnya.

Hal itu sebagaimana diutarakan oleh Wali Kota Batu Eddy Rumpoko soal kriteria. ER –panggilan akrab Eddy Rumpoko– menyatakan, calon sekda tidak harus aparatur sipil negara (ASN) dari Pemkot Batu. ”Namanya open building, seluruh Indonesia boleh mendaftar,” kata ER kemarin (13/9).

ER mengakui jika sementara ini posisi sekda sedang lowong. Tapi, bagi ER, hal itu tidak terlalu menjadi problem, karena tugas sekda telah dia serahkan kepada Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso. ”Sementara ini, (tugas sekda) dipegang Pak Punjul,” ungkap dia.

ER menyampaikan, pemilihan sekda mengalami kendala. Khususnya terkait jelang berakhirnya masa kepemimpinannya. Sehingga, dia tidak bisa lagi melakukan rotasi.

Untuk menyelesaikan kendala tersebut, pihaknya telah berkonsultasi ke sejumlah instansi. Mulai Provinsi Jawa Timur hingga Kementerian Dalam Negeri. ”Baru, akhirnya ada surat balasan disetujui,” imbuh ER.



Dia menyatakan, saat ini pemilihan sekda sedang proses. Yakni, melalui panitia seleksi (pansel) yang sudah ditentukan. ”Masih diagendakan untuk bertemu dengan saya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batu Wiwik Sukesi menyatakan, jika lelang dilakukan secara terbuka, berarti semakin baik. ”Kalau memang demikian, akan semakin banyak pilihan, dan bisa mencari calon yang lebih berkualitas,” kata dia.

Menurut dia, jika lelang hanya sebatas dari ASN Pemkot Batu, khawatir jumlah peserta akan sangat minim. Jika demikian, maka pansel akan sangat terpaksa menyiapkan empat nama untuk maju. ”Dari empat nama, akan kami serahkan ke wali kota. Dari situ diputuskan tiga orang yang ikut. Dan selanjutnya, kami akan melakukan tes,” imbuhnya.

Seperti diketahui, saat ini posisi sekda sedang kosong setelah almarhum Achmad Suparto yang ditunjuk sebagai Plt sekda meninggal dunia tatkala bermain futsal. Sepeninggal Parto –begitu almarhum Achmad Suparto biasa disapa­–, maka secara otomatis jabatan sekda jadi kosong.

Meski demikian, Pemkot Batu sudah jauh hari menyiapkan diri untuk mencari sekda secara definitif. Sudah ada lima orang pansel yang dijaring. Mereka adalah Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jatim Siswo Heru Toto, Kepala BKPSDM Kota Batu Wiwik Sukesi, dan Kepala Inspektorat Kota Batu Edi Murtono. Sementara dari akademisi ada Prof Dr Bambang Supriono dan Dr Fadillah Amin.

Pewarta : Bahrul Marzuki
Penyunting : Ahmad Yahya
Copy Editor : Arief Rohman