MALANG KOTA – Puncak penganugerahan Green School Festival (GSF) 2018 di gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM) besok (22/10) bakal digelar secara meriah. Sebab, selain pengumuman sekolah yang menjadi juara, juga ada penampilan dari talent terbaik. Mereka terpilih dalam penilaian rahasia yang dilakukan para dewan juri ketika visit ke SD-SMP negeri dan swasta yang ikut GSF.

Sesuai data Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang, event rutin tahunan yang digelar kali kelima itu diikuti sekitar 160 sekolah se-Kota Malang. Mulai SD hingga SMP negeri dan swasta. ”Selama sekitar tiga bulan penjurian, masing-masing sekolah selalu menyuguhkan penampil untuk menyambut tim juri GSF,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Malang Zubaidah kemarin (20/10).

Seperti diberitakan, GSF adalah event yang menguji kepedulian sekolah terhadap lingkungan. Ada beberapa kategori untuk menilai sekolah. Di antaranya, inovasi media pembelajaran lingkungan terbaik, sekolah terunik, sekolah dengan eco teknologi terbaik. Selain itu, ada sekolah dengan pendidikan dan pembelajaran kesehatan terbaik serta sekolah dengan literasi teknologi informasi terbaik.

Rencananya, para talent muda ini akan menampilkan drama, tari, hingga musik. Hampir semua talent ini ternyata berprestasi di bidangnya. ”Ternyata banyak prestasi yang tersembunyi di sekolah-sekolah,” kata pejabat eselon II B Pemerintah Kota (Pemkot) Malang itu.

Para talent yang akan tampil itu sudah mempersiapkan diri. H-10 jelang puncak penganugerahan, panitia juga memberi tahu pihak sekolah yang terpilih. Tujuannya agar mereka mempunyai waktu untuk mempersiapkan diri. Setidaknya, talent yang terpilih untuk tampil di puncak penganugerahan itu sudah berlatih beberapa hari sebelumnya.

Sesuai jadwal panitia GSF, ada enam penampilan dari para talent terbaik. Lima penampilan berasal dari SD dan SMP yang talent-nya terpilih. Sedangkan satu penampilan lainnya gabungan dari beberapa siswa.

Pertama, penampilan tarian kolosal dari SMPN 24 dan SMPN 20. Lalu, ada gabungan fashion show dari SMPN 1 dan SMPN 21. Selain itu, ada penampilan musik dari band SMPK Santa Maria 2, yakni Saint Marry Band yang membawakan delapan lagu.

”Untuk penampilan gabungan ada D’Lit Band. Ini personelnya dari siswa berbagai SMP di Kota Malang,” kata mantan kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Malang itu.

Sementara itu, pemenang akan diumumkan dari berbagai kategori. Pertama, ada kategori pemenang majalah dinding (mading) 3D. Lalu, ada pemenang sekolah Adiwiyata dan non-Adiwiyata di tingkat SD–SMP. Dimulai dari juara harapan satu hingga juara satu. Juga ada lima pemenang kategori khusus yang akan diumumkan. Kelima kategori khusus itu adalah, sekolah dengan inovasi media pembelajaran lingkungan terbaik, sekolah terunik, sekolah dengan eco teknologi terbaik. Juga ada sekolah dengan pendidikan dan pembelajaran kesehatan terbaik serta sekolah dengan literasi teknologi informasi terbaik. (san/c2/dan)