Enam Bulan, 13.361 Warga Kota Malang Langgar Lalu Lintas

Tiap Hari Ada 75 Pelanggaran

MALANG KOTA – Anda mungkin sering melihat jalanan yang macet. Di tempat lain, ada pengendara yang dengan enaknya menerobos lampu merah. Jika itu sering terjadi, tampaknya tidak salah. Lantaran, dari data Polres Malang Kota, pelanggaran lalu lintas masih cukup tinggi di Kota Malang.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Malang Kota Ipda Luhur Santoso menyatakan, kesadaran tertib berlalu lintas warga memang perlu ditingkatkan lagi.

”Yang ketahuan saja angkanya masih tinggi. Ada pelanggaran di jalan yang pastinya luput dari pantauan petugas,” ucap Luhur, kemarin (12/7).

Dari data Satlantas Polres Malang Kota 2018, ada rata-rata 75 pelanggaran tercatat dalam sehari. Rinciannya, total ada 13.361 pelanggaran sejak Januari hingga Juni. Dari angka tersebut, 7.586 adalah pelanggaran marka atau rambu lalu lintas.

Sedangkan untuk pelanggar yang mendominasi adalah pengendara roda dua dengan 11.787 pelanggaran.



Jumlah pelanggaran tahun ini tidak jauh berbeda dengan pelanggaran di semester 1 2017. Ketika itu, pelanggaran tercatat sebanyak 13.835. Angka tersebut didominasi pelanggaran marka atau rambu lalu lintas yang jumlahnya 6.344. Pengendara roda dua atau sepeda motor juga memuncaki rating pelanggaran dengan 12.245 catatan.

Beberapa waktu lalu, koran ini melihat langsung bagaimana dua pengendara motor menerobos lampu merah di Alun-Alun Merdeka Malang. Kedua motor melaju bersembunyi di belakang pick-up bermuatan. Karena lampu sudah merah dan dua motor itu terus melaju, polisi mengejarnya dan langsung menilang kedua perempuan yang masing-masing mengendarai motor matic tersebut.

Luhur melanjutkan, banyaknya jumlah motor yang memenuhi jalanan menjadi alasan pelanggaran didominasi pengendara motor. Pihaknya berharap masyarakat sadar keamanan berkendara. Apalagi, kecelakaan lalu lintas kebanyakan diawali karena melakukan pelanggaran.

”Nah, penilangan itu sebenarnya untuk membuat efek jera. Agar pengendara hati-hati dan waspada,” kata perwira satu balok itu.

Dibandingkan dengan semester yang sama pada tahun sebelumnya, angka pelanggaran lalu lintas memang menurun. Polres Malang Kota juga tidak banyak melakukan operasi lalu lintas karena sejumlah kegiatan. Namun, korps lalu lintas itu berjanji melakukan penekanan signifikan dengan razia dan operasi.

”Sosialisasi kami lakukan terus-menerus. Selanjutnya, kami akan menekan terjadinya pelanggaran (dengan razia dan operasi, Red),” pungkasnya.

Pewarta: Fajrus Shiddiq
Penyunting: Irham Thoriq
Foto: Darmono