Ellen Nita Vindriana, Dosen Polinema Mantan Personel Girlband Cherrybelle

Saat sebagian orang berlomba untuk menjadi artis, Ellen Nita Vindriana malah memutuskan berhenti sebagai anggota girlband Cherrybelle.

Padahal, karirnya sedang di puncak. Kini, dia memilih menjadi dosen di Politeknik Negeri Malang (Polinema). Bagaimana kesehariannya?

DAVIQ UMAR AL FARUQ
Seorang wanita terlihat sedang meminum es teh di salah satu kafe di kawasan Mal Olympic Garden (MOG) saat Jawa Pos Radar Malang menemuinya, Rabu (8/3) lalu.

Sekilas, wanita berhijab ini tampak seperti wanita biasa lainnya. Tapi, siapa sangka, wanita kelahiran Kota Batu itu ternyata adalah mantan personel girlband Cherrybelle.

Ya, wanita ini bernama Ellen Nita Vindriana. Perempuan yang kerap disapa Ellen tersebut, memang sempat menjadi personel girlband Chibi (singkatan Cherrybelle) sejak 22 November 2015. Saat itu, wanita yang mengidolakan Ariana Grande ini ingin menjajal kemampuannya di dunia tarik suara.



Dan terbukti, dia resmi menjadi personel Chibi bersama enam orang lainnya setelah lolos dari audisi terbuka di sembilan kota besar di Indonesia.

Namun, karirnya di Chibi hanya bertahan beberapa bulan. Saat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah atau tepatnya pada Juni 2016 lalu, Ellen mengundurkan diri dari girlband yang pernah membesarkan namanya tersebut. ”Saya memutuskan keluar dari Chibi bersama Hasunal Miftah Israfani karena ingin berhijab. Itu kan kewajiban seorang muslimah,” akunya kepada Jawa Pos Radar Malang.

Wanita yang hobi traveling ini mengaku, sebenarnya telah memutuskan berhijab setelah lulus kuliah. Tetapi, beberapa saat setelah lulus, sarjana Akuntansi Manajemen Polinema tersebut malah lolos audisi dan menjadi personel Chibi. ”Mau nggak mau berhijabnya ditunda dulu saat itu,” terang putri pasangan Yusuf Bambang Trianto dan Indrawati Dwi Retnani ini.

Kini, wanita yang mempunyai fans bernama Ellennation tersebut, menjadi seorang dosen luar biasa di Polinema. Ellen mengajar mata kuliah aplikasi komputer bisnis (aplikombis) sejak September 2016 lalu. ”Setelah lulus kuliah itu sebenarnya saya sudah ditawari untuk menjadi dosen, tapi baru sempat sekarang ini,” beber gadis kelahiran 2 Juni 1993 itu.

Menjadi dosen ternyata memberikan warna tersendiri bagi hidup wanita yang ingin melanjutkan studinya ke tingkat S-2 ini. Tak jarang, saat mengajar di kelas, Ellen disuruh menyanyi dan diajak berfoto oleh mahasiswanya. ”Kalau pas mengajar ya jelas saya tidak mau,” ujarnya.

Ellen mengaku, meski di kelas bersikap ramah dengan para mahasiswanya, dia juga tetap tegas dalam masalah perkuliahan. Jika ada mahasiswa yang melanggar, dia tidak segan memberi sanksi. Hal itu dia lakukan agar mahasiswa bisa disiplin dalam belajar.

Keluar dari Chibi tidak berarti bahwa perempuan 23 tahun ini meninggalkan dunia olah vokal. Ellen mengungkapkan, dia masih sering bernyanyi di berbagai acara kampus dan pernikahan. Bahkan, dia sering menjadi master of ceremony (MC) di berbagai kegiatan. ”Ada kemungkinan saya akan serius bernyanyi lagi,” papar wanita yang ingin bernyanyi solo tersebut.

Sebelumnya, Ellen telah bermusik sejak duduk di bangku sekolah. Lulusan SDN 1 Ngaglik Kota Batu itu mulai bernyanyi dalam band bersama teman-teman SMA-nya. Tetapi, saat duduk di bangku kuliah, dia beralih ke paduan suara. Ellen juga sempat mendirikan sebuah grup akustik bersama Alfi Chusny, yang dinamai Alfi and Ellen.

Karir bermusiknya mulai naik sejak bergabung dengan sebuah band beraliran romantic pop bernama Daisy. Bahkan, band yang sering nongkrong di GZZ studio ini, sempat masuk sepuluh besar dalam kompetisi LA Lights Meet the Labels 2013 dan berhak tampil secara live di hadapan lima label musik besar di Hard Rock Café, Bali.

Namun, karena sesuatu hal, Ellen kemudian memutuskan untuk keluar dari Daisy sebelum tampil di Bali. Di samping menjadi personel Daisy, alumnus SMPN 1 Batu itu sempat bergabung dalam sebuah band beraliran pop elektronik bernama Atlesta. Selama hampir tiga tahun bersama Atlesta, nama Ellen pun cukup dikenal di kalangan musisi Kota Malang.

Hingga kemudian, Ellen didapuk menjadi salah satu personel Cherrybelle. Namanya semakin melejit seiring kerapnya dia tampil di berbagai event nasional. Wajahnya juga sering kali muncul di dunia pertelevisian Indonesia. ”Dulu waktu masih di Chibi, bisa manggung sampai dua kali sehari,” kenang lulusan SMAN 1 Kota Batu ini.

Meski sudah tidak menjadi personel Chibi, Ellen mengaku masih tetap dihubungi beberapa fans di akun Instagram-nya, @ellennitaa. Dia selalu menanggapi para fans tersebut dengan baik. ”Yang paling berat pas mau ninggalin Chibi ya fansnya itu. Karena mereka selalu support bahkan sampai aku keluar dari Chibi,” kata bungsu dari tiga bersaudara ini.

Menjadi seorang artis, diakui Ellen, memberikan banyak pelajaran. Dia bisa belajar tentang dunia hiburan dan layar kaca. Tidak hanya lingkup lokal, tetapi hingga nasional. ”Dari situ, saya jadi punya keluarga baru. Dan, saya bisa merasakan berada di atas panggung dengan banyak penonton yang saling menyoraki,” pungkasnya.