survei IDM

RADAR MALANG ONLINE – Berbeda dengan banyaknya lembaga survei lainnya, Indonesia Development Monitoring (IDM) yang baru saja merilis hasil survei soal pilpres 2019, menyebutkan elektabilitas Prabowo sudah mengalahkan Jokowi.

IDM menyebut Prabowo mendapatkan 50,1 persen, sementara Joko Widodo 29,8 persen, dan 20,1 persen responden tidak menjawab. Artinya, elektabilitas mantan Danjen Kopassus itu Dua kali Lipat dari Jokowi.

“Angka itu muncul dari pertanyaan terbuka, jika Pemilu 2019 diselenggarakan hari ini, siapa dari dua nama ini yang akan dipilih menjadi presiden. Hasilnya Prabowo Subianto,” ujar Direktur Eksekutif IDM, Bin Firman Tresnadi, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (24/5).

Begitu pula, lanjut Firman, saat responden diberi pertanyaan tertutup, responden ternyata lebih banyak memilih Prabowo dibanding Jokowi. “Prabowo dipilih sebanyak 52,9 persen, Joko Widodo 31,2 persen, dan tidak memilih 15,9 persen,” katanya.

Lebih lanjut, Firman juga mengatakan banyak faktor yang membuat elektabilitas Prabowo menjadi lebih tinggi dibanding Jokowi. Itu karena Prabowo mampu menjaga konstituennya setelah gelaran Pilpres 2014 lalum saat itu Prabowo memperolah 62.576.444 suara. Selain itu partai Politik yang dipimpin Prabowo, konsisten menjadi oposisi pemerintah selama ini.

Karena itu, lanjut Firman, dengan perkiraan jumlah DPT yang bertambah pada 2019, dari 133.574.277 menjadi 196.545.636 jiwa akan menjadi ladang tambahan suara bagi Prabowo.

“Ditambah, terdapat sejumlah isu yang menyebabkan elektabilitas Jokowi turun. Diantaranya masalah lapangan pekerjaan, kenaikan tarif dasar listrik, dan kelangkaan premium. Belum lagi masalah hutang luar negeri yang meningkat, maraknya tenaga kerja asing,” pungkasnya.

Diketahui survei dilakukan kepada 2.450 responden yang disesuaikan dengan jumlah DPT Pemilu tahun 2014. Survei dilakukan dengan metode penarikan sampel multistage random sampling pada 400 kabupaten/ kota di 33 provinsi di Indonesia dengan Margin of Error +/- 1,98 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

(aim/gwn/JPC)