Eks Kapten Timnas Indonesia: PSSI Harus Mengkaji Ulang Kebijakan soal Pemain Naturalisasi

Indonesia U-18 Gagal ke Final, Kalah Dramatis dari Malaysia U-18 - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA – Mantan kapten Timnas Indonesia, Agung Setyabudi, angkat bicara terkait banyaknya pemain naturalisasi yang memperkuat skuat Timnas saat ini.

Agung menjadi salah satu sosok yang paling khawatir dengan fenomena tersebut. Seperti diketahui, pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy baru-baru ini menentukan skuat untuk menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2022.

BACA JUGA: Aiptu Agus Sumarsono Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Sebanyak 24 pemain dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan yang akan digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, mulai (21/8).



Enam pemain di antaranya berstatus naturalisasi, yakni Otavio Dutra Persebaya Surabaya, Victor Igbonefo (PTT Rayong), Stefano Lilipaly (Bali United), Greg Nwokolo (Madura United), Beto Goncalves (Madura United), hingga terbaru Osas Saha (Tira Persikabo).

Agung beranggapan, pelatih memang memiliki kewenangan untuk menentukan komposisi dalam skuatnya. Akan tetapi, dia cukup kecewa jika harus ada pemain naturalisasi, apalagi dengan jumlah tidak sedikit.

“Sangat disayangkan banyak pemain naturalisasi di Timnas Indonesia. Lebih baik memanfaatkan pemain yang lahir dan besar di negara ini. Mereka sebenarnya tidak kalah kualitasnya,” terang Agung seperti dilansir posmetropadang.co.id hari ini.

Pria yang mengawali karier di Timnas Indonesia pada Piala Asia 1996 ini menilai PSSI sudah saatnya mengkaji ulang kebijakan soal pemain naturalisasi. Hal yang disampaikan Agung Setyobudi cukup beralasan.