22.7 C
Malang
Sabtu, Februari 10, 2024

HUT PNM ke-24, Salurkan Paket Gizi untuk Tekan Angka Stunting

MALANG RAYA Merayakan HUT ke-24, PNM melalui cabang Malang melakukan kegiatan bakti sosial. PNM Cabang Malang melakukan aksi penekanan angka stunting dengan penyaluran paket gizi kepada ibu hamil dan ibu dengan anak usia balita di kalangan masyarakat tidak mampu yang merupakan Nasabah Mekaar. Gerakan ini dilaksanakan di salah satu titik di wilayah Malang Raya.

Kegiatan bakti sosial ini selain merupakan salah satu implementasi program tanggung Jawab sosial PNM juga sebagai wujud komitmen untuk mendekatkan dan memberi manfaat luas bagi masyarakat. PNM juga berkomitmen dalam mendukung program pemerintah yang telah menggalakkan program penurunan angka stunting dengan target mencapai 14% di tahun 2024.

Baca Juga:  Telkom Tegaskan Tidak Ada Kebocoran Data Pelanggan

“Di daerah Malang Raya terdapat nasabah binaan PNM yang kondisi ekonomi dan usahanya masih sangat marginal. Semoga dengan pemberian paket gizi ini, bisa sedikit membantu kebutuhan asupan nutrisi yang sehat dan bermanfaat bagi tumbuh kembang ibu dan anak,” papar Pemimpin Cabang PNM Malang, Yusril Ardiansyah.

Penyaluran paket gizi di Kecamatan Lawang Kabupaten Malang.

Aksi penyaluran paket gizi untuk penekanan stunting ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HUT PNM ke-24 yang bertema “Bersama Nyata dalam Karya”. Stunting sendiri merupakan kondisi pertumbuhan balita dengan tinggi badan di bawah rata-rata. Sehingga hal ini menjadi perhatian PNM dalam membantu pemerintah menurunkan angka stunting di Indonesia.

“Melalui aksi ini PNM ingin menjadi motor penggerak bagi generasi muda untuk aktif berkontribusi dalam melakukan gerakan-gerakan yang memberi dampak positif, salah satunya dalam aspek kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga:  Sambut HUT RI Ke 76, Hotel Tugu Malang Gelar Pesta Pecel Legenda

Penyaluran paket gizi ini diyakini akan memberi multiplier effect bukan hanya bagi eksistensi PNM tetapi juga masyarakat sekitar. Terlebih lagi, masih banyak Nasabah ultra mikro binaan PNM yang tinggal di pedalaman pedesaan yang mobilitas maupun aksesibilitas terhadap pemenuhan kebutuhan hidupnya terbatas. PNM sebagai perusahaan yang telah memberdayakan lebih 14.6 juta nasabah Mekaar (periode Januari – Mei 2023), berkomitmen untuk terus tumbuh dan menginspirasi masyarakat Indonesia.(jprm1/nen)

MALANG RAYA Merayakan HUT ke-24, PNM melalui cabang Malang melakukan kegiatan bakti sosial. PNM Cabang Malang melakukan aksi penekanan angka stunting dengan penyaluran paket gizi kepada ibu hamil dan ibu dengan anak usia balita di kalangan masyarakat tidak mampu yang merupakan Nasabah Mekaar. Gerakan ini dilaksanakan di salah satu titik di wilayah Malang Raya.

Kegiatan bakti sosial ini selain merupakan salah satu implementasi program tanggung Jawab sosial PNM juga sebagai wujud komitmen untuk mendekatkan dan memberi manfaat luas bagi masyarakat. PNM juga berkomitmen dalam mendukung program pemerintah yang telah menggalakkan program penurunan angka stunting dengan target mencapai 14% di tahun 2024.

Baca Juga:  Pertamina Salurkan Santunan ke Panti Asuhan di Surabaya

“Di daerah Malang Raya terdapat nasabah binaan PNM yang kondisi ekonomi dan usahanya masih sangat marginal. Semoga dengan pemberian paket gizi ini, bisa sedikit membantu kebutuhan asupan nutrisi yang sehat dan bermanfaat bagi tumbuh kembang ibu dan anak,” papar Pemimpin Cabang PNM Malang, Yusril Ardiansyah.

Penyaluran paket gizi di Kecamatan Lawang Kabupaten Malang.

Aksi penyaluran paket gizi untuk penekanan stunting ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HUT PNM ke-24 yang bertema “Bersama Nyata dalam Karya”. Stunting sendiri merupakan kondisi pertumbuhan balita dengan tinggi badan di bawah rata-rata. Sehingga hal ini menjadi perhatian PNM dalam membantu pemerintah menurunkan angka stunting di Indonesia.

“Melalui aksi ini PNM ingin menjadi motor penggerak bagi generasi muda untuk aktif berkontribusi dalam melakukan gerakan-gerakan yang memberi dampak positif, salah satunya dalam aspek kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga:  Koleksi LG 2023 Hadir dengan Pembaruan Lebih Lengkap

Penyaluran paket gizi ini diyakini akan memberi multiplier effect bukan hanya bagi eksistensi PNM tetapi juga masyarakat sekitar. Terlebih lagi, masih banyak Nasabah ultra mikro binaan PNM yang tinggal di pedalaman pedesaan yang mobilitas maupun aksesibilitas terhadap pemenuhan kebutuhan hidupnya terbatas. PNM sebagai perusahaan yang telah memberdayakan lebih 14.6 juta nasabah Mekaar (periode Januari – Mei 2023), berkomitmen untuk terus tumbuh dan menginspirasi masyarakat Indonesia.(jprm1/nen)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/