22.1 C
Malang
Senin, Februari 12, 2024

Ekonomi Kota Malang Tumbuh 6,3 Persen

MALANG KOTA – Tanda-tanda ekonomi membaik sudah terlihat sejak 2022 lalu. Itu terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang tercatat di Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang.

Pada tahun 2022 lalu, pertumbuhan ekonomi di ”Kota Bunga” mencapai 6,32 persen. Meningkat sekitar 2,11 persen dibanding pertumbuhan tahun sebelumnya, yakni 4,21 persen.

Peningkatan pertumbuhan ekonomi bisa dilihat dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku.

Di Kota Malang, pada 2022 lalu mencapai Rp 84,807 triliun. Sementara tahun 2021 di angka Rp 76,62 triliun.

Sebagai informasi, PDRB adalah jumlah nilai dari barang dan jasa akhir yang diproduksi oleh seluruh unit ekonomi di suatu daerah.

Baca Juga:  Human vs Machine, Mana yang Lebih Unggul Versi Hermawan Kartajaya

PDRB menjadi salah satu indikator untuk gambaran ekonomi di suatu daerah. Perhitungan PDRB memiliki 3 pendekatan, yaitu pendekatan produksi, pendekatan pengeluaran, dan pendekatan pendapatan.

Wali Kota Malang Sutiaji memaparkan, pertumbuhan ekonomi yang menunjukkan trend positif merupakan buah kolaborasi pemulihan ekonomi.

|Baca Juga :

BI dan Pemkot Optimistis 2022 Ekonomi Tumbuh 5 Persen

Mulai pembangunan gedung Malang Creative Center (MCC), penguatan peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dan revitalisasi pasar rakyat.

Kemudian, lanjut Sutiaji, juga ada pengembangan destinasi wisata, penciptaan ekosistem usaha yang menarik investasi, hingga reformasi birokrasi yang semakin berdampak. (Bersambung di halaman selanjutnya)

MALANG KOTA – Tanda-tanda ekonomi membaik sudah terlihat sejak 2022 lalu. Itu terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang tercatat di Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang.

Pada tahun 2022 lalu, pertumbuhan ekonomi di ”Kota Bunga” mencapai 6,32 persen. Meningkat sekitar 2,11 persen dibanding pertumbuhan tahun sebelumnya, yakni 4,21 persen.

Peningkatan pertumbuhan ekonomi bisa dilihat dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku.

Di Kota Malang, pada 2022 lalu mencapai Rp 84,807 triliun. Sementara tahun 2021 di angka Rp 76,62 triliun.

Sebagai informasi, PDRB adalah jumlah nilai dari barang dan jasa akhir yang diproduksi oleh seluruh unit ekonomi di suatu daerah.

Baca Juga:  Tagihan PLN Membingungkan

PDRB menjadi salah satu indikator untuk gambaran ekonomi di suatu daerah. Perhitungan PDRB memiliki 3 pendekatan, yaitu pendekatan produksi, pendekatan pengeluaran, dan pendekatan pendapatan.

Wali Kota Malang Sutiaji memaparkan, pertumbuhan ekonomi yang menunjukkan trend positif merupakan buah kolaborasi pemulihan ekonomi.

|Baca Juga :

BI dan Pemkot Optimistis 2022 Ekonomi Tumbuh 5 Persen

Mulai pembangunan gedung Malang Creative Center (MCC), penguatan peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dan revitalisasi pasar rakyat.

Kemudian, lanjut Sutiaji, juga ada pengembangan destinasi wisata, penciptaan ekosistem usaha yang menarik investasi, hingga reformasi birokrasi yang semakin berdampak. (Bersambung di halaman selanjutnya)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/