Efek Rekor Dunia Melanda Balai Kota

KOTA BATURencana pemecahan rekor dunia tari poco-poco disambut antusias warga Kota Batu. Kemarin (5/8), tak kurang dari empat ribu warga memadati halaman depan Balai Kota Among Tani. Mereka yang datang itu berasal dari berbagai kalangan. ”Kegiatan (senam) ini juga sebagai perwujudan imbauan dari Ibu Negara Iriana Joko Widodo agar masyarakat dunia tahu bahwa Indonesia bisa guyub melalui senam,” terang Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso.

Sama seperti daerah lain, Pemkot Batu sebelumnya juga menerima surat edaran dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. Bersama daerah lain, senam poco-poco dimulai pukul 06.00. Di Jakarta, pemecahan rekor dilakukan di kawasan Monas hingga Jalan Thamrin. Kabarnya, ada 65 ribu peserta senam yang dilibatkan. Pemerintah pusat memang sengaja melibatkan beberapa daerah.

Hal itu di-plot sebagai rangkaian menyambut gelaran Asian Games 2018. ”Iya, ini menjadi penanda bahwa Asian Games sudah dekat,” sambung Punjul. Dia menambahkan, mayoritas yang hadir kemarin memang berasal dari kalangan aparatur sipil negara (ASN). Dia menyebut, tak kurang dari 3 ribu ASN yang dilibatkan. ASN itu berasal dari 38 organisasi perangkat daerah (OPD). Sisanya, sekitar seribu warga berasal dari kalangan umum. Khususnya para pencinta olahraga senam.

 

Pewarta: Octo Pratama
Penyunting: Bayu Mulya
Foto: Bayu Eka Novanta