Edy Rahmayadi Terus Didesak Buktikan Perjalanan Umrah – Pilkada Serentak 2018

Edy Rahmayadi Terus Didesak Buktikan Perjalanan Umrah

jpnn.com – Calon gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, terus diminta membuktikan perjalanan umrah yang dia klaim sudah dilakukan pada Mei 2018.

Pembuktian Edy sangat berguna bagi publik untuk mengukur atau tidaknya dia sebagai calon kepala daerah.

Salah satu desakan datang dari Ustaz Ade Darmawan. Dia menduga perjalanan umrah itu fiktif.

Dalam upaya pembuktian ini, Ustaz Ade terbang ke Jakarta untuk bertemu dengan pengurus asosiasi umrah.

Di Jakarta, Ustaz Ade mencari informasi mengenai cara menelusuri perjalanan seseorang berdasarkan visa dan paspor nomor B3679729 milik Edy Rahmayadi.

Hasilnya, kata Ustaz Ade, tidak ada konfirmasi visa Edy Rahmayadi tercatat melakukan perjalanan umrah.

“Kita bisa telusuri menggunakan data yang ada pada keimigrasian Arab Saudi. Begitu juga pada aplikasi Sipatuh pada Kementerian Agama Republik Indonesia,” ungkap Ustaz Ade.

Di media sosial, beredar foto paspor Edy dan tiket Malaysia Airlines. Edy disebut tidak melakukan umrah pada 21 Mei 2018, tapi berobat ke Kuala Lumpur dari Bandara Kualanamu.

“Kita bisa lihat tidak ada perjalanan itu. Sementara penyelenggara travel wajib memasukkan data nasabahnya ke dalam aplikasi Sipatuh ini. Pemimpin yang sesuai ajaran Islam itu harus jujur dan amanah. Jangan jadikan alasan umrah untuk kegiatan yang lain,” ujar Ustaz Ade.

Atas hasil penelusuran ini, Ustaz Ade menyatakan mendapat ancaman pembunuhan dan intimidasi. Pada Kamis (21/6) malam, mobil yang dikendarai Ustaz Ade diserang orang tak dikenal hingga kacanya bolong.

“Kami menduga motif penyerangan ini berkaitan dengan aktivitas saya. Tapi saya tetap akan istiqomah menuntut pemimpin berani jujur dan bersih karena ini terkait nasib 14 juta jiwa masyarakat Sumut,” ungkap Ustaz Ade. (dil/jpnn)