Edukasi Keris lewat Babad Pusaka Singhasari

KEPANJEN – Bursa pameran dan edukasi tosan aji atau besi bertuah kembali digelar di Kabupaten Malang. Tahun ini, Pendapa Agung Kabupaten Malang menjadi lokasinya. Pameran bertajuk Babad Pusaka Singhasari itu sudah digeber sejak Sabtu (22/11) lalu, dan dijadwalkan bakal berlangsung hingga hari ini (25/11).

Ketua Pelaksana Babad Pusaka Singhasari Wahyu Eko Setiawan menyebut ada ribuan pusaka milik para kolektor maupun perajin yang dipamerkan dalam ajang pameran sekaligus jual beli pusaka tersebut.

”Banyak orang yang beranggapan bahwa keris merupakan benda klenik yang image-nya identik dengan sirik dan musrik. Padahal jika dipahami secara filosofis tidak demikian. Kami (kolektor dan perajin) bukan menyembah keris,” kata Wahyu.

Selain digelar dalam momentum HUT Kabupaten Malang yang ke-1.259, dia juga menuturkan bahwa bursa keris tersebut juga dilaksanakan guna mengedukasi masyarakat tentang warisan budaya yang sudah berusia ribuan tahun tersebut.

Wahyu menjelaskan, keris berasal dari istilah sinengker tur aris, yang berarti kebijaksanaan yang tersembunyi. ”Maknanya bijaksana tapi tidak untuk ditonjolkan ataupun dipamerkan,” jelasnya.

Di wilayah Kabupaten Malang sendiri terkenal warisan keris dengan ciri Kerajaan Kanjuruhan. Bentuknya cenderung lurus dengan langgam Singhasari yang lugas, kaku, tegas, dan keras. Dengan diselenggarakannya pameran tersebut, dia berharap semakin banyak masyarakat yang melestarikan warisan budaya asli Indonesia tersebut.

Harga yang ditawarkan dalam bursa jual beli tosan aji tersebut juga bervariasi. Muhammad Iqbal, salah satu kolektor keris, menyampaikan bahwa nilai pusaka yang dipamerkan mulai dari Rp 1,5 juta sampai Rp 95 juta.

”Kalau harga relatif, tergantung pada kualitas bahan serta tingkat kesulitan dalam pembuatannya,” kata dia. Faktor lain yang juga tidak kalah berpengaruh yaitu di tangan siapa keris tersebut digarap serta seberapa tangguh atau di era mana pusaka tersebut digarap.

Pewarta : Farik Fajarwati
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Bayu Mulya