East Java Free Flight 3, Bukan Pelepasan Burung Paruh Bengkok ke Habitat Asli

Poster East Java Free Flight 3.

KOTA BATU – Eco Green Park bakal mengadakan event bertajuk East Java Free Flight 3, Sabtu (31/3). Event ini bakal membuat pengunjung dimanjakan dengan aksi burung paruh bengkok yang bakal terbang bebas, melayang, dan berputar-putar sesuai insting natural mereka.

“Burung-burung ini akan hinggap kembali ke tangan pemilik atau perawatnya, jika mereka sudah merasa cukup bermain dan terbang. Atau juga saat dipanggil kembali oleh perawatnya,” jelas Koordinator Medical Conservation Eco Green Park, dr Nani Yuliati, Rabu siang (28/3).

Perlu diketahui, interaksi tersebut dapat menunjukkan betapa kuat ikatan dan kasih sayang (bonding) antara satwa dengan pemilik atau perawatnya. “Mereka satwa tidak hanya sekedar diberi makan dan minum. Namun banyak aspek baik dari sisi fisik maupun psikologis behaviour satwa juga harus diperhatikan,” saran wanita yang akrab disapa dr Yuli itu.

Sejatinya, event East Java Free Flight 3 bukanlah kegiatan pelepasan burung ke alam liar atau release. Namun murni event free flight yang bernilai edukasi. Terlebih, burung paruh bengkok yang akan diterbangkan nanti bukanlah kategori endemik, melainkan eksotik.

Disamping itu, dr Yuli memastikan bahwa event ini tidak menyimpang dari perilaku alami burung paruh bengkok. Sehingga aman untuk pelestarian satwa jenis ini.



Turut hadir artis Irfan Hakim dan anggota DPR RI Luky Hakim untuk memeriahkan acara ini. Sebab, keduanya merupakan pecinta burung paruh bengkok.

Pewarta: Lizya Oktavia
Penyunting: Lizya Oktavia