Duit Puluhan Miliar Tumpah di Pujon Kidul

KABUPATEN – Desa Wisata Pujon Kidul kian mengepakkan sayapnya meramaikan destinasi alternatif wisata di Kabupaten Malang. Setelah sukses menyulap area pertanian menjadi wisata kafe sawah yg dimulai pada 2016 lalu, kini wahana di tempat ini terus bertambah. Dari kuliner, wahana permainan ketangkasan dan anak-anak, area oetik buah, dan sekarang ada yg baru lagi. Yakni Taman Budaya.

Di Taman Budaya ini terdapat fasilitas area taman bunga, pendapa serta amphitheater (panggung kesenian lengkap dengan tribun terbuka). Keberadaan wahana ini memang nantinya akan lebih bisa dimanfaatkan untuk digelar acara-acara pentas seni dan budaya yang disuguhkan khusus untuk para wisatawan Desa Wisata Pujon Kidul.

“Penambahan fasilitas dan wahana di area Desa Wisata Pujon Kidul ini semakin bertambah dan membuat jumlah pengunjung membeludak, sehingga sudah saatnya area yang awalnya terkenal dengan Kafe Saaah ini sudah saatnya untuk ditambah dan semakin lengkap,” kata Kades Pujon Kidul Udi Hartoko kepada Radar Malang.

Harapannya, lanjutnya, dengan pengembangan kawasan tersebut akan menambah daya tarik sekaligus memperbanyak daya tampung wisatawan. “Jadi, wisatawan yg dulu sudah pernah berkunjung, akan kembali ingin datang karena sudah tersedia wahana-wahana baru,” ujar penggagas dan pelopor Desa Wisata Pujon Kidul

Memang semenjak area desa wisata wilayah barat ini dimulai pada tahun 2016 lalu, waktu itu masih berupa taman dan spot selfie yang diberu nama Kafe Sawah, nama Desa Wisata Pujon Kidul langsung melejit hingga seantero negeri.



Terbukti, dari awal pembangunan yang hanya bermodal 60 juta rupiah, dalam kurun waktu dua tahun berhasil membukukan nilai investasi sekitar 10 miliar rupiah. Bahkan di tahun 2017 saja, berhasil meraup omset lebih dari 10 miliar rupiah. Wow, fantastis, bukan?

Selain itu, semakin populernya Desa Wisata Pujon ini berbanding lurus dengan penambahan jumlah pengunjung. “Pada masa liburan lebaran Juni 11-20 Juni, berhasil membukukan jumlah pengunjung sebanyak lebih dari 3.500 pungjung dalam sehari,” terang Udi Hartoko yang menjabat Kades Pujon Kidul sejak tahun 2011 ini saat dikunjungi Radar Malang, Minggu (24/6).

Keberhasilan keberadaan Desa Wisata Pujon Kidul ini juga bisa diukur dari tenaga kerja yang terserap. Desa yang beppenduduk 4.387 jiwa, 1345 kepala keluarga ini, berhasil memberikan aktivitas yang menghasilkan setidaknya bagi 250 pemuda desa setempat. “Bisa dikatakan, pemuda di desa ini sebagian besar tidak ingin ke luar kota untuk bekerja. Cukup di desa sendiri, Pujon Kidul,” imbuhnya.

Pewarta: Doli Siregar