Duh, Sayang tanpa Hamka

Kemenangan 4-0 atas PSS Sleman kemarin menjadi modal besar bagi Arema FC menantang Persib Bandung Sabtu (28/9).

Hanif Sjahbandi dkk cukup optimistis bisa meraih hasil positif saat melawan Maung Bandung–julukan Persib Bandung. Sayangnya, kemenangan itu membawa korban. Bek tangguh Arema Hamka Hamzah tidak bisa tampil di markas Persib karena akumulasi kartu.

Menurut Hanif, kemenangan atas PSS Sleman tidak mudah. ”Ini adalah kerja keras semua komponen tim dan kami bisa membawa hasil yang memuaskan,” kata dia. Selama pertandingan, Super Elang Jawa (Elja) juga terus memberikan perlawanan.

Namun, mereka tidak bisa menghentikan dominasi Singo Edan. ”Hasil ini menjadi balasan setelah kami tidak menang di empat pertandingan,” kata pemain asal Bandung tersebut. Sebelumnya, Arema memang paceklik kemenangan.

Di antaranya, kalah 1-2 dari Bali United, seri 1-1 dari PSIS Semarang, seri 2-2 dari Borneo FC, dan kalah 0-2 dari Persela Lamongan. ”Akhirnya kami bisa memberikan yang terbaik dengan kemenangan,” kata pemain Timnas Indonesia tersebut.

Soal lawan Maung Bandung, Hanif mengaku sudah siap. Meski nantinya akan dijadikan stoper pengganti Hamka Hamzah yang tidak bisa bermain karena akumulasi kartu kuning. ”Jujur sebagai stoper bukan posisi asli saya, tapi saya akan mencoba yang terbaik,” kata dia.

Selama ini, Hanif melanjutkan, juga selalu belajar dari pemain lainnya. ”Saya minta pendapat pemain lain dan saya juga belajar dari kesalahan yang pernah saya buat (saat menjadi stoper),” kata pemain berusia 22 tahun itu.

Soal tekanan bermain di Bandung, juga tidak menjadi soal bagi dia. ”Soal tekanan kami profesional. Dalam sepak bola pasti ada tekanan, bagi pemain ada yang menjadi tekanan (beban) dan ada yang menjadikan itu motivasi tambahan,” kata Hanif.

Dia menganggap, tekanan di kandang lawan jadi motivasi untuk bisa membuktikan. ”Ya, insya Allah di laga selanjutnya (lawan Maung Bandung) nanti bisa lebih baik lagi,” kata Hanif. Dan bisa mengulang di putaran pertama saat bermain di Stadion Kanjuruhan, Arema menang besar 5-1.

Pelatih Arema FC Milomir Seslija mengatakan, absennya Hamka akan dicarikan solusi segera. Namun, dia percaya Hanif sebagai pengganti. ”Hanif paling baik main di tengah, tapi dia paham kalau diminta menjadi stoper,” kata pelatih dengan lisensi UEFA Pro itu.

Menurut Milo, Hanif adalah pemain muda yang potensial yang dimiliki Arema. ”Dia punya lompatan yang bagus dan membaca pergerakan lawan yang bagus. Itu pula alasan kenapa Hanif dipanggil di timnas senior,” pungkas Milo.

Pewarta : Aris Dwi Kuncoro
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Abdul Muntholib