Duel Polisi dan Rampok Singosari Berjalan Alot, Kanit Reskrim: Orangnya Atos

MALANG – Kejadian yang dialami Iin Kurnia Febri Astuti, 40, wanita asli Mojokerto, Rabu, (12/12) harus menjadi pelajaran bagi para wanita agar selalu berhati hati dimanapun berada.

Wanita yang tinggal di Jalan Kertanegara tepatnya di Puri Ronggowuni Kavling B13 Kelurahan Pagentan, Singosari, Kabupaten Malang ini kena sekap dan rampok serta penganiyayaan pria asal Lawang, Kabupaten Malang.

Kejadian bermula usai Iin turun dari bus jurusan Malang – Surabaya. Pukul 7 malam itu, ia langsung disekap oleh Nawa Adi Prasetyo, 28, dan disekap untuk kemudian diseret menuju gang sempit di Jalan Panglima Sudirman, Sebelah Selatan sebuah warung kecil bernama Warung Ungu, di daerah Singosari, Kabupaten Malang.

Disana, ia dipaksa menyerahkan tas serta uang tunai sejumlah Rp 400 ribu yang ia bawa. “Namun korban menolak, ia tidak mau menyerahkan tasnya tersebut,” pungkas Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanitreskrim) Polsek Singosari, Iptu Supriyono SH.

Akibat menolak, Iin harus rela dirinya dianiyaya oleh pelaku dengan cara membenturkan kepalanya ke tembok. Beruntung, saksi Febrianto Hudi dan Taufiq Kurniawan mengetahui kejadian tersebut dan melaporkan ke petugas Polsek Singosari.



Petugas Reskrim dengan segera mendatangi TKP dan Petugas Kepolisian menuju ke lorong serta melihat pelaku masih berada di lokasi tersebut dan akhirnya Petugas Kepolisian melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Orangnya atos, kuat sekali orangnya,” ujar Kanit Reskrim. Diakui juga, petugas polisi harus berjibaku dan gelut dengan pelaku.

“Salah satu anggota saya sampai keseleo tanganya akibat gulat di lorong gelap yang sepi dan bau sampah,” urai Supriyono menggambarkan kejadian pukul 7 malam hari tersebut.

Namun karena kesigapan petugas polisi Polsek Singosari, pelaku berhasil ditangkap untuk kemudian digiring ke Mapolsek Singosari untuk dimintai keterangan. Korban pun dibawa ke Rumah Sakit terdekat untuk dilakukan Visum.

Pemerasan, Perampasan dengan Ancaman, sebagaimana dimaksud dalam pasal 368 KUHP dikenakan kepada pelaku. “Kami sedang mendalami apa motif pelaku, saat ini sedang dilakukan pemeriksaan dan pengembangan kasus lanjutan,” tutup Supriyono.

Pewarta: Elfran Vido
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: Polsek Singosari