Dua Perempuan Menculik di 11 Lokasi | JawaPos.com

Dua Perempuan Menculik di 11 Lokasi | JawaPos.com

JawaPos.com – Aksi Siti Aminah, 32,dan Ika Puspita, 28, berakhir Sabtu (4/8) sore setelah tertangkap wargadi Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberan. Keduanya adalah terduga pelaku penculikan dengan target remaja perempuan.

Siti dan Ika ditangkap tepat di depan sebuah mini market yang lokasinya tak jauh dari Mapolsek Samarinda Seberang. Dari pemeriksaan intensif polisi, keduanya punya rekam jejak kejahatan lain. Selain penculikan, juga terduga pelaku pencurian.

“Nyaris semua orang yang datang adalah keluarga korban. Mereka ingin memastikan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Samarinda Seberang Iptu Dedi Setiawan dikutip dari Kaltim Post (Jawa Pos Group), Selasa (7/8).

Dedi mengatakan, pasal pencurian bisa dikenakan untuk kedua tersangka. Namun, polisi ingin lebih menjurus. Pasalnya, ada tiga jenis pencurian yakni pencurian disertai kekerasan, pencurian dengan pemberatan, serta pencurian ringan.



“Dilihat dulu nanti unsurnya, apakah memenuhi,” imbuhnya.

Terkait hasil pemeriksaan kemarin, Senin (6/8), Dedi menyampaikan kasus pencurian dengan modus penculikan yang dilakukan kedua tersangka terjadi di 11 lokasi.

“Laporannya satu, tapi data yang terhimpun sudah 11, dan semua keterangan korban cocok dengan apa yang disebutkan pelaku,” katanya.

Sementara ini, Siti dan Ika ditahan di Polresta samarinda. Sebab, di Polsek Samarinda Seberang banyak tahanan laki-laki. “Jadi, kami titip dulu,” ucapnya.

Di Polresta Samarinda, kedua terduga pelaku tampak takut ketika digabung dengan tahanan perempuan lainnya. Siti maupun Ika lebih banyak diam.

Terkait 11 lokasi, Dedi menegaskan seluruhnya dilakukan di wilayah hukum Samarinda Seberang. “Tapi nggak menutup kemungkinan lho ya. Bisa saja di daerah lain juga pernah terjadi. Makanya ini kami koordinasi dengan Polres dan Polsek seluruh jajaran,” imbuh Dedi.

TEREKAM CCTV

Darlis (48), adalah seorang yang meringkus pelaku. Pasalnya, keluarganya juga ada yang jadi korban Siti dan Ika.

“Kebetulan ada warnet yang memasang closed circuit television (CCTV), dan sempat merekam aksi penculikan keluarga saya. Makanya hapal betul wajah pelaku,” ujarnya saat dikonfirmasi kemarin.

Motor yang digunakan pelaku, juga terekam di kamera pengawas. Meski nyaris menginjak lanjut usia, ingatan Darlis tak lemah.

Motor Yamaha Mio KT 4235 IP yang digunakan pelaku, kendaraan itu juga yang digunakan sebelum tertangkap.
Darlis menjelaskan, IN, keluarganya yang masih berusia 8 tahun juga sempat dipukul sebelum anting-anting emas korban ditarik hingga berdarah.

“Bagus dihukum berat mereka,” pungkasnya.

(jpg/est/JPC)