Dua Pekan Krisis Air, Pdam Kota Malang Sudah Keluarkan Ratusan Juta Rupiah untuk Dropping Air Bersih

 

KOTA MALANG – Krisis air hingga saat ini masih terjadi di sejumlah wilayah timur Kota Malang. Sembari melakukan perbaikan, Perumda Tugu Tirta (nama baru PDAM Kota Malang) memberikan solusi sementara kepada warga terdampak. Salah satunya lewat dropping air bersih.

Dropping air dilakukan dengan memanfaatkan truk-truk tangki. Setiap hari, truk bergerak ke sejumlah lokasi.

Meski begitu, tak semua warga mengapresiasi kerja keras Perumda Tugu Tirta.

“Ada saja yang tidak mengapresiasi pengiriman tangki dan usaha kami yang lain. Padahal air tangki diambil dari kami tanpa rekening pembayaran. Setidaknya itu bisa mengganti air di kondisi darurat,” ungkapnya saat mengunjungi Kantor Jawa Pos Radar Malang, Senin (27/1).

Ia pun membeberkan selama menunggu pergantian pipa, Perumda Tugu Tirta menanggung biaya operasional pengiriman tangki setiap harinya. Diperkirakan untuk biaya makan driver, sewa tangki, hingga penginapan mencapai Rp 20 juta perhari.

Artinya, dalam dua pekan saja, Perumda Tugu Tirta sudah mengeluarkan Rp 280 juta untuk operasional tangki.

“Itu masuk dana umum, kalau pengadaan kan untuk pipa dan sebagainya. Kalau ini kami pakai umum saja kan untuk operasional,” sambungnya.

Soal kompensasi yang dituntut melalui class action warga, ia tak banyak berkomentar. Menurutnya kebijakan pemberian kompensasi itu adalah wewenang Walikota. Sementara fokusnya saat ini adalah memberi pelayanan dan pergantian pipa.

“Kalau kebijakan itu ya walikota. Kalau kompensasi yang diberi saat ini ya air tangki gratis,” imbuhnya.

Sementara untuk saat ini ia mengatakan pergantian pipa masih menunggu dari KemenPUPR. Sambil mengirim terus pasokan air.

Kenapa tidak mentapping air dari wilayah tak terdampak menuju terdampak? Ia mengatakan hal itu berisiko.

“Sempat dicoba, daerah yang tak terdampak jadi mengecil airnya. Wah ini kalau semua terdampak semakin lebar gejolaknya makin tinggi di medsos. Jadi menurut kami tangki dan terminal air ini opsi yang sudah tepat,” tuturnya.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rida Ayu

Editor :Indra M