Dua Kontingen UIN Malang di PIONIR IX Dapat Diskon Sewa Kontrakan Jika Raih Emas

KOTA MALANG- Sambil menyelam minum air. Itulah yang bisa menggambarkan kedua kontingen UIN Malang di PIONIR IX, yakni Muhammad Arif Setiawan (Business Plan) dan juga Muhammad Maulani Habibi (Tenis Meja).

Kedua kontingen tersebut selain memiliki misi mendapat medali emas untuk UIN Malang, mereka juga memiliki misi lain, yakni meringankan beban teman-teman kontrakan yang tinggal bersamanya.

Pasalnya, jika keduanya berhasil mendapatkan medali emas pada cabang perlombaan masing-masing, yakni Business Plan dan Tenis Meja, biaya kontrakan mereka dan tujuh temannya yang terletak di Jl.MT. Haryono, akan didiskon sebesar tiga juta.

“Ini kan yang punya Dekan Fakultas Ekonomi (UIN Malang), Pak Asnawi. Beliau menjanjikan akan mengkorting biaya Rp 3 juta dari Rp 27 juta ke Rp 24 juta,” tutur Arif yang berasal dari Banjarmasin itu.

Untuk itu, Arif melanjutkan, saat lomba Business Plan, ia dibantu teman-teman kontrakannya membawa perlengkapannya dari kontrakan ke venue perlombaan di lantai 4 gedung Rektorat UIN Malang.



“Kan pas lomba ada praktik memasaknya jadi rice cooker dan perlengkapan lainnya temen-temen yang bawakan dari kontrakan” tutur mahasiswa fakultas Ekonomi Semester 7 ini.

Selain itu, Habibi menambahkan, teman-teman selalu menyemangati keduanya di grup whatsapp kontrakan mereka dengan hastagh kontrakan 24 juta.

“Mereka selalu di grup (WA) itu menyemangati kita berdua. #kontrakan24juta. Memang berarti bagi kami biar gak nambah beban anak rantau,” tutur pria asal Bekasi itu.

Dengan #kontrakan24juta tersebut, Habibi kian termotivasi untuk mendapat medali emas dalam cabang olahraga. Ia tak ingin menjadi penyebab diskon tiga juta melayang. Pasalnya, hanya dirinyalah yang kini menjadi pemegang keputusan setelah berhasilnya Arif mendapat medali emas di Business Plan.

“Saat ini tinggal saya. Saya tadi bertanding dua kali menang. Ini besok perempat final. Temen-temen kontrakan juga pasti datang,” ujar anak bungsu dari tiga bersaudara ini.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: Bob Bimanatara Leander