Dress dari Kantong Plastik Sambut Juri GSF di SDN Percobaan 1

KOTA MALANG – Para juri Green School Festival (GSF) 2019 siang tadi (10/10) disambut dua putri cantik di gerbang SDN Percobaan 1. Dua siswi kelas 2 itu mengenakan gaun daur ulang kantong plastik yang unik.

Detail gaun itu menggunakan sampah kantong plastik yang dibuntel dengan tali. Kemudian lipatannya digunting bergerigi sehingga menyerupai kelopak bunga mawar. Bunga-bunga plastik itu ditempel di plastik mika yang di desain menjadi rok.

“Sampahnya dari rumah murid masing-masing. Mereka bawa ke sekolah lalu dikumpulkan,” ujar Kepala SDN Percobaan 1, Dra Annysa Ida.

Kantong plastik yang mereka gunakan berwarna putih, merah dan jingga. Ratusan sampah itu dikerjakan orang tua dan siswa. “Orang tua bagian desain, anak yang nempel ke plastik mika pakai lem tembak,” tambahnya.

Sebagai aksesoris, dua putri itu membawa bouket bunga. Satu terbuat dari bekas kemasan detergen, satu lagi dari kertas bekas majalah. Bunga itu dirangkai dengan bouket jaring berwarna cokelat. Lalu diserahkan ke juri GSF sebagai ucapan selamat datang.



“Ya itu bagus, tapi sepertinya berat ya kalai dipakai anaknya tadi, jadi resah. Secara keseluruhan sekolah ini bagus tapi belum tuntas isunya. Ada beberapa isu yang tidak bisa dipaparkan secara lugas oleh murid,” ujar tim juri GSF 2019, Didik Bekti Purwianto.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rida Ayu
Penyunting: Fia