Dramatis, Hafiz/Gloria Singkirkan Tontowi/Liliyana, Lihat!

Dramatis, Hafiz/Gloria Singkirkan Tontowi/Liliyana, Lihat! - JPNN.COM

RADAR MALANG ONLINE, BIRMINGHAM – Kejutan terjadi di 16 Besar All England 2018, di sektor ganda campuran. Unggulan pertama, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir kalah secara dramatis dari juniornya, Hafiz Faizal dan Gloria Emanuelle Widjaja.

Hafiz/Gloria berhasil menundukkan senior mereka 18-21, 21-15, 30-29 dalam pertandingan berdurasi satu jam empat menit di Barclaycard Arena, Birmingham, Jumat (16/3) dini hari WIB.

“Bangga sekali, seperti enggak percaya. Tadi saya dan Gloria meyakinkan diri kalau kami bisa satu demi satu poin, bukan berkecil hati, tapi kuatkan hati, kalau nothing to lose, lumayan hasilnya bagus,” kata Hafiz kepada Badminton Indonesia.

“Puji Tuhan bisa menang dengan skor dramatis. Walaupun di game kedua agak sayang di game ketiga kami sudah unggul jauh tapi kesusul, namun puji Tuhan bisa kami lewati. Kuncinya komunikasi dan yakin sama partner,” ujar Gloria.

Sementara itu, Tontowi/Liliyana menyayangkan hasil pertandingan hari ini. Saat adu setting, beberapa kali kesalahan tak perlu dilakukan pasangan Juara All England 2012, 2013 dan 2014 ini.

“Menurut saya fatal, bukan saya menyalahkan Tontowi, tetapi real nya seperti itu, dimana tadi bola lawan amat sangat tanggung. Ibaratnya merem aja bisa mati, jadi itu kesalahan yang fatal. Jadi saya merasa agak goyang, harusnya sudah selesai, jadinya panjang lagi. Sekelas kami seharusnya tidak boleh membuat kesalahan seperti itu. Bukan saya bilang tidak boleh salah, tapi itu poin fatal dan itu harusnya kami menang,” ungkap Liliyana.

Liliyana juga mengatakan bahwa dia sudah mengantisipasi akan dapat perlawanan sengit dari Hafiz/Gloria yang merupakan juniornya di pelatnas.

“Ketemu teman sendiri itu lebih susah, karena kami sering bertemu di latihan. Mungkin mereka lebih enjoy, rileks, lebih junior, rangking lebih di bawah. Pastinya kami lebih ada beban, tapi hari ini saya dari awal main enjoy tanpa beban. Dari awal saya tidak terlalu ekspektasi juara, yang penting saya maksimal tiap main,” beber Liliyana.