Drainase Pasar Sayur Kota Batu Nyaris Tak Berfungsi, Dewan Siap Lakukan Uji Forensik dengan Dana Patungan

KOTA BATU – Selasa lalu (22/1), Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menggelar sidak di Pasar Sayur Baru Kota Batu. Dari sidak itu, Dewanti mendapati bahwa drainase pasar belum sempurna.

Namun, perbaikan tidak bisa segera dilakukan. Alasannya, pihak pemborong ingin melihat dulu kondisi drainase saat hujan turun.

Situasi ini, rupanya membuat Komisi C DPRD Kota Batu ‘gemas’. “Sudah dua kali kita sidak dan permasalahan terjadi pada drainase. Namun Walikota malah menganggap tidak masalah dan menunggu hujan lebat agar pihak rekanan bisa membuktikan,” beber Khamim Tohari Ketua Komisi C DPRD Kota Batu.

Padahal, Komisi C DPRD Kota Batu sudah membuat simulasi dengan menyiram drainase dengan air sebanyak 10 meter kubik. Hasilnya, air tidak segera masuk ke saluran pembuangan.

Hal senada diungkapkan oleh Didik Subyanto anggota Komisi C dari Fraksi PKB.

Dia mengatakan, Pemkot harusnya melakukan sidak bareng DPRD Kota Batu. Didampingi TP4D (Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah) Kejaksaan Negeri Kota Batu.

Ini dilakukan untuk meminimalisir perbedaan pendapat antara DPRD dengan Pemkot.

Tapi, kalaupun itu tidak terwujud, Komisi C juga segera melakukan tindakan. “Kami sepakat akan melakukan patungan dan memanggil tim auditor forensik yang mumpuni dalam bidangnya,” kata dia.

Pewarta : Choirul Anwar
Foto : Choirul Anwar

Editor : Indra M