DPC Peradi RBA Malang Luluskan 64 Calon Advokat

KOTA MALANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Rumah Bersama Advokat (RBA) Malang menutup Pendidikan Khusus Profesi Advokasi (PKPA) yang telah digelar selama lima minggu kemarin, Minggu (25/8). 64 dari 66 angkatan ke III PKPA berhasil menuntaskan pendidikan advokatnya.

“Awalnya ada 66 peserta tapi karena terkendala masalah absensi yang tidak sampai 80 persen mereka tidak lulus,” ujar Ketua Pelaksana PKPA, Nico Sesar Aditya.

Acara penutupan yang dihelat di Hotel Pelangi ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN PERADI) DR Luhut MP Pangaribuan, SH LLM. Dalam sambutannya, ia berpesan pada 64 lulusan PKPA agar menjadi advokat yang jujur.

“Di luar sana persepsi orang profesi advokat ini membela yang salah. Dan itu betul dong, memang kita (sebagai advokat) membela perampok atau membela koruptor. Jadi kalau Anda tidak jujur, persepsi itu akan menjadi keyakinan di masyarakat,” tutur Luhut.

Ia juga mengatakan, dengan bertindak jujur ini ada keuntungan yang akan didapatkan bagi para advokat.



“Kalau Anda jujur percayalah klien akan datang kepada Anda. Soalnya sekarang ini banyak advokat yang tidak jujur seperti meminta uang muka di depan, terus malas mengurusi kasus dan mencari kasus lain. Dan Jika Anda jujur diantara yang tidak jujur itu, percayalah klien yang akan mencari Anda,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Peradi DPC RBA Malang, Yayan Riyanto SH., MH., mengatakan setelah lulus dari PKPA, 64 peserta agar mengikuti program magang selama 2 tahun berturut-turut di kantor advokat kalau ingin disumpah sebagai advokat.

“Saya berpesan kalau Anda setelah ini ingin cepat-cepat disumpah sebagai advokat. Cari tempat magang di kantor advokat selama 2 tahun berturut-turut kalau tidak percuma pendidikan Anda ini,” ujarnya.

Sebagai informasi tambahan, Peradi RBA Malang beralamat di Jalan Kawi 29 Kota Malang.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Penyunting: Fia