Dorong Milenial Kian Gandrung Bung Karno dan Pancasila

Dorong Milenial Kian Gandrung Bung Karno dan Pancasila - JPNN.COM

jpnn.com, BANDUNG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat TB Hasanuddin mengajak kalangan muda agar tidak sekadar mengenal Bung Karno, tetapi juga memahami pemikiran-pemikirannya. Menurutnya, banyak kalangan milenial yang mengenal Bung Karno justru masih belum paham soal Pancasila.

Hasanuddin menyampaikan hal itu saat menjadi pembicara diskusi bertema Gandrung Persatuan dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno di Sinopsis Creative Space, Jalan Pelajar Pejuang, Bandung, Jumat (21/6). Hal serupa juga disampaikan Hasanuddin saat acara Haul ke-49 Bung Karno di kantor DPP PDIP Jawa Barat.

Mantan sekretaris militer kepresidenan itu mengatakan, Bung Karno mencetuskan Pancasila yang telah disepakati para pendiri bangsa. Kini, kata tokoh yang beken disapa dengan panggilan Kang TB itu, tantangannya adalah memberikan pemahaman tentang Pancasila kepada kalangan milenial.

BACA JUGA: Analisis Hamdan tentang Pemahaman Bung Karno soal Islam & Nasionalisme

“Harus dikenalkan tentang falsafah Pancasila, mulai anak didik bawah sampai dewasa. Balutannya harus lebih disesuaikan, ini penting rutin digelar di kalangan anak muda,” ujarnya.

Pensiunan TNI dengan pangkat terakhir mayor jenderal itu menjelaskan, ideologi kebangsaan yang digagas Bung Karno tetap relevan dengan era sekarang. Yang menarik, katanya, anak muda saat ini punya cara sendiri dalam mengekspresikan kecintaan mereka terhadap tanah air.

“Mereka berpikir menjaga persatuan Indonesia yang dianggap sudah diujung tanduk. Ada banyak hal yang sudah mereka lakukan dalam menjaga Indonesia dengan cara beragam, melalui bisnis, musik, berkesenian. Semangat ini sangat bagus,” katanya.

Namun demikian, Hasanuddin juga mengingatkan kalangan muda akan adanya pihak-oihak yang mencoba merusak NKRI dan merongrong Pancasila. Karena itu mantan pimpinan Komisi Intelijen dan Pertahanan DPR RI tersebut mendorong kalangan muda terus membela Pancasila dan NKRI dengan berani terjun ke politik.