KOTA MALANG – Era teknologi seperti sekarang ini memang mampu mempermudah kita dalam penyebaran informasi. Hal tersebut yang kemudian mendasari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang untuk membuat grup whatsapp antar bidan di Kota Malang.

“Iya jadi ini semacam grup informal antar bidan, dan di dalamnya bahkan ada Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, yang juga ikut memonitor,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Keluarga (Kesga) dan Gizi Dinas Kesehatan Kota Malang, Meifta Eti Winindar SST MM ditemui radarmalang.id dalam acara launching Antenatal Care Afternoon Report (ACAR) sebagai salah satu cara Dinkes Kota Malang menekan tingginya angka kematian ibu hamil di Kota Malang.

Grup whatspp tersebut berguna setiap kali pemeriksakan, jadi para ibu hamil lewat bidan akan melaporkan dan dinilai oleh orang lain di IBI masing-masing kecamatan. Program ini sudah dicoba di Puskesmas oleh Dinkes, namun karena tingginya angka masyarakat yang masih tergantung pada bidan di Kota Malang, maka Dinkes merasa harus segera mensosialisasikan program ini pada para bidan di Kota Malang.

“Jadi konsepnya setiap kali mereka habis memeriksakan diri ke puskesmas, sama puskesmas akan di foto dan dilaporkan,” papar Meifta.

Yang dilaporkan adalah berbagai keluhan ibu hamil yang ada di IBI masing-masing kecamatan. “Terkait pembiayaan, terkait mobil gawat darurat jika terjadi kegawat daruratan, terkait KB, macam-macam,” tambah Dia.

Sehingga dari sini, menurut Miefta para member yang melihat seperti Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Para Kepala Puskesmas, Dokter Spesialis Anak, Dokter Spesialis Kandungan, maupun dari rumah sakit dan bidan-bidan yang tergabung di grup bisa langsung memberikan arahan dan aksi bagaimana pemeriksaan yang lengkap yang dibutuhkan ibu hamil sesuai dengan keluhan mereka masing masing.

“dengan demikian kalau terjadi masalah ketika dalam pemeriksaan dapat lebih cepat diketahui dan dikonsultasikan,” paparnya. Hal ini menurut Miefta baik karena bisa memanfaatkan teknologi di ranah yang benar.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Penyunting : Fia
?