Donald Trump Dukung Rakyat Iran, Begini Respons Pemerintahan Rouhani

JawaPos.com – Pemerintahan Presiden Hassan Rouhani menentang dukungan Presiden Donald Trump untuk rakyat Iran. Bahkan, lewat juru bicara Ali Rabiei, pemerintahan Rouhani meminta Trump untuk tak mencemari bahasa Iran.

Trump sendiri lewat cuitan di Twitter resminya menyuarakan dukungan untuk rakyat Iran yang menggelar aksi unjuk rasa. Cuitan tersebut dalam dua bahasa yakni Inggris dan Persia yang merupakan bahasa Iran.

Dukungan Trump terkait aksi unjuk rasa rakyat Iran atas insiden jatuhnya pesawat Ukraina yang tertembak rudal militer sendiri pada Rabu (8/1) lalu. Seperti diketahui, 176 penumpang tewas (termasuk kru) dan 82 di antaranya adalah warga negara Iran. Tak pelak, rakyat Iran marah dan turun ke jalan memprotes pemerintahannya. Bahkan, demonstran menuntut pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei untuk mundur.

Iran dikabarkan melakukan tindakan keras menghadapi demonstran. Polisi disebut menggunakan senjata dan kekerasan. Oleh karenanya, dalam dukungannya terhadap rakyat Iran, Trump juga menyerukan kepada pemerintah Iran untuk tak menggunakan cara-cara kekerasan dalam menangani aksi unjuk rasa rakyatnya.

Terkait hal itu, jubir pemerintahan Ali Rabiei mengatakan rakyat Iran akan selalu ingat bahwa Trump telah menewaskan jenderal besar Iran, Qassem Soleimani. Sekaligus menentang dukungannya terhadap rakyatnya.

Trump melalui cuitan dalam bahasa Persia dan Inggris mengatakan kepada otoritas Iran agar tidak membunuh pengunjuk rasa dan memuji rakyat Iran yang luar biasa. Namun, pemerintah Iran justru menyebut Trump mengeluarkan air mata buaya dalam dukungannya terhadap rakyat Iran.