Dokumen Badan Keuangan Tabanan Hilang di Rumah Dinas

Dokumen Badan Keuangan Tabanan Hilang di Rumah Dinas

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, disebutkan ada sekitar 30 ton dokumen milik Bakeuda Tabanan yang raib yang selama ini disimpan di salah satu rumah dinas Pemkab Tabanan di Banjar Wanasara. Sebab seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Tabanan sendiri memang belum memiliki depo arsip. Sedangkan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah tidak bisa menyimpan seluruh dokumen dari seluruh OPD yang ada di Pemkab Tabanan. Sehingga rumah dinas di Banjar Wanasara yang memang tidak dihuni dijadikan tempat penyimpanan dokumen OPD di Pemda Tabanan.

Sayangnya deretan rumah dinas yang terkesan seperti rumah hantu, karena tidak berpenghuni dan tak terurus. Inilah yang membuat komplek rumah ini tak dijaga satpam. “Kalau dulu dijaga satpam, sekarang kebanyakan tidak dihuni jadi sepi. Memang ada beberapa yang dihuni tetapi kebanyakan tidak terurus,” ujar sumber di lapangan.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bakeuda Tabanan I Dewa Ayu Sri Budiarti membenarkan perihal hilangnya sejumlah dokumen tersebut. Hanya saja dirinya mengaku lupa kapan pencurian itu terjadi. “Iya benar, tapi saya lupa kapan. Begitu hilang langsung dilaporkan,” ujar Selasa (6/3) kemarin.

Dia menambahkan, memang ada sejumlah dokumen yang hilang, diantaranya adalah dokumen anggaran, perbendaharaan, dan akuntansi. Dirinya pun mengaku sudah melaporkan hal tersebut kepada kepolisian. “Itu hilang di rumah nomor 4 rasanya,” imbuhnya.

Kasubag Humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa mengakui, pihaknya memang sudah menerima laporan mengenai kehilangan dokumen penting tersebut. Menurutnya sesuai keterangan pelapor, dokumen itu di simpan di rumah dinas di Banjar Wanasara, dan saat hilang rumah dinas itu dalam keadaan terkunci. “Hanya saja tidak ada pengerusakan di tempat kejadian perkara. Sehingga saat ini kami masib menyelidiki, siapa yang membawa kuncinya dan informasi lainnya,” ungkapnya kemarin, sembari mengatakan laporan itu diterima pada Rabu 31 Januari 2018 lalu, dimana pencurian terjadi pada Selasa 30 Januari 2018.

Seperti diketahui dijadikannya rumah dinas tersebut sebagai tempat menyimpan dokumen oleh sejumlah OPD lantaran Pemkab Tabanan sendiri belum memiliki depo arsip. Sedangkan rencana pembangunan depo arsip itu sendiri sudah tuntas hingga pembuatan DED. Namun lantaran Pemkab Tabanan mengalami defisit anggaran pada tahun anggaran 2017 lalu, maka pembangunan depo arsip akhirnya ditunda. 

(bx/ras/yes/JPR)