dobel l di kediri

dobel l di kediri

GURAH – Kedapatan membawa 62 butir pil jenis dobel L, dua pemuda, yakni Rico Wibisono alias Kuceng, 18 dan Imam Safi’i, 24, warga Desa Wonocatur, Kecamatan Gampengrejo diamankan oleh polisi. Dia ditangkap saat polisi sedang melakukan razia di Desa Gayam, Kecamatan Gurah.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri, penangkapan tersebut dilakukan petugas sekitar pukul 15.00. Saat itu, petugas kepolisian yang sedang melakukan razia curiga dengan gerak-gerik Imam. “Kami lantas melakukan penggeledahan,” kata Kasatreskoba Polres Kediri AKP Eko Prasetio Sanosin.

Ternyata benar, saat digeledah, ternyata polisi mendapati Imam membawa 62 butir pil jenis dobel L. Saat dilakukan interogasi, Imam tidak bisa mengelak lagi dan akhirnya polisi membawa Imam ke mapolres untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Imam lantas mengaku bahwa pil yang dimilikinya berasal dari Kuceng. Hasilnya polisi mendapatkan barang bukti berupa 83 butir pil dobel L yang Kuceng simpan di dalam bungkus rokok dan dimasukkan dalam saku celana yang berada di dalam kamarnya.

Selain mengamankan barang bukti berupa pil dobel L, polisi juga menyita sebuah ponsel merek Samsung. Polisi juga masih mendalami dan meminta keterangan dari Imam untuk kebutuhan pengembangan kasus.



Atas perbuatannya tersebut, Imam dijerat dengan pasal 197 subsider pasal 196 undang-undang (UU) No 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Ancaman hukumannya mencapai maksimal 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar. “Saat ini kami masih terus melakukan penyelidikan,” kata Eko.

(rk/die/die/JPR)