Ditolak Warga, Perijinan Indomaret Buring Diduga Libatkan Oknum Keamanan

KOTA MALANG – Pembangunan minimarket Indomaret di kawasan Jalan Mayjen Sungkono Kota Malang yang ditolak oleh warga Buring, Kedungkandang, Kota Malang diduga melibatkan oknum pihak keamanan di daerah Buring itu sendiri.

Hal itu diungkapkan oleh salah seorang tokoh masyarakat setempat H Poniri pada radarmalang.id Minggu (9/12/2018) pagi.

“Ini karena permainan mereka (pihak Indomaret) memanfaatkan oknum keamanan untuk mewakili Indomaret dan meminta tanda tangan ke Pak Lurah dan Pak Camat,” terang Poniri.

Padahal, dirinya menjelaskan bahwa sebenarnya masyarakat daerah itu telah menolak, namun pada akhirnya pembangunan gedung Indomaret tetap berjalan karena adanya keterlibatan dari oknum pihak keamanan.

“Jadi kita dengar aspirasi dari masyarakat inj. Baik dari Kelurahan, RT, RW, semuanya menolak. Dan kami menyepakati itu,” imbuhnya.

Tak hanya itu, ia juga bercerita bahwa gejolak di masyarakat Buring terkait hal itu telah terjadi sejak akhir Oktober lalu. Mereka mengklaim bahwa pihak Indomaret melakukan cara ‘curang’ dengan menggunakan oknum keamanan daerah setempat agar pembangunan gedung tetap berlangsung.

“Sebenarnya sudah kami ingatkan tetapi mereka tidak mau. Jadi kami dan masyarakat melakukan aksi demo ini agar mereka tidak sembrono. Warga buring suka diajak demokrasi. Tapi kalau permainan mereka seperti ini, maka kami sepakat untuk menolak hal ini,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPK) Buring Suwantono juga menyebutkan bahwa proses penolakan ini sudah berlangsung selama satu bulan terakhir ini sebelum akhirnya warga melakukan aksi nyata di lapangan.

“Sebenarnya sudah satu bulan ini. Namun yang kami sayangkan adalah kenapa masyarakat tidak dilibatkan. Saya tidak tahu ada keterlibatan siapa di sini,” keluh Suwantono.

Ia juga berharap agar aksi penolakan dengan membentangkan spanduk tersebut bisa diapresiasi oleh pihak pemerintah Kota Malang.

“Semoga hal ini bisa didengar para pemangku kebijakan di Kota Malang. Bahwa masyarakat Buring menolak adanya pembangunan minimarket,” tandasnya.

Pewarta: Gigih Mazda
Foto: Gigih Mazda
Penyunting : Fia