Diterpa Penutupan 6 Gerai Giant, Perdagangan Saham HERO Tetap Stabil

JawaPos.com – Sentimen negatif terkait penutupan 6 gerai toko swalayan Giant di kawasan Jabodetabek tak mempengaruhi perdagangan saham PT Hero Supermarket Group Tbk (HERO) di pasar modal. Pada penutupan perdagangan Senin (24/6), saham HERO yang juga perusahaan induk dari Giant supermarket masih menguat sebesar 1,8 persen atau naik 15 poin ke level Rp 850 dari Rp 835 per saham.

Sebagaimana diketahui, saham HERO hari ini telah ditransaksikan sebanyak 52,3 ribu lembar saham dengan nilai transaksinya mencapai Rp 44,45 juta. Lantas bagaimana bisa saham HERO bisa menguat tipis di tengah terpaan isu penutupan 6 gerainya?

Kepada JawaPos.com, Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan, pergerakan harga saham dengan tiker HERO pada hari ini dinilai bergerak sangat random. Meski bergerak tidak beraturan, pihaknya belum melihat adanya pergejolakan pada saham tersebut.

“Pergerakan sahamnya cenderung stabil dalam rentang harga 750 hingga 1000 per lembarnya. Tidak ada yang bergejolak,” kata Nafan ketika dihubungi JawaPos.com, Senin (24/6).



Nafan mengatakan, isu penutupan 6 gerai Giant tidak begitu mempengaruhi persepsi pelaku pasar. Pasalnya, efesien bisnis bisa dikatakan suatu yang wajar dalam dunia usaha. Apalagi, hal itu dilakukan untuk lebih meningkatkan kinerja perusahaan.

“Efiensi bisnis diperlukan dalam rangka meningkatkan kinerja fundamental perusahaan ke depannya,” katanya.

Nafan juga tak setuju dengan anggapan bahwa penutupan 6 gerai HERO menjadi tanda menurunnya performa perdagangan saham yang bergerak di sektor retail. Buktinya, PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) masih berjalan baik.

“ACES masih bullish consolidation. Emiten ini cenderung ekspansif. MAPI juga mulai uptrend. Termasuk satu-satunya ritel omnichannel terbaik di tanah air,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, sektor retail beberapa tahun terakhir memang kerap mengalami penutupan toko. Sebelum menutup 6 retail Giant supermarket, PT Hero Supermarket Group Tbk (HERO) juga telah menutup 26 toko Hero Supermarket pada Januari 2019 lalu.

Adapun HERO Group diketahui memiliki beberapa anak usaha yang tersebar di seluruh Indonesia, yakni Giant Ekstra, Giant Ekspres, Hero Supermarket, Giant Mart, Guardian Health & Beauty, dan IKEA.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Igman Ibrahim