Diterjang Angin Kencang Fasilitas Stasiun LRT dan JSC Palembang Rusak






JawaPos.com – Sejumlah fasilitas di Stasiun Light Rail Transit (LRT) dan Jakabaring Sport Center (JSC) Palembang rusak akibat diterjang angin kencang, Sabtu (27/10) sore. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.





Berdasarkan pantauan, kerusakan yang terjadi di stasiun LRT tepatnya di Stasiun Dekranasda Jakabaring (DJKA) karena sejumlah plafonnya lepas. Penumpang yang melihat kejadian tersebut pun langsung panik.







Sedangkan, kerusakan yang terjadi di JSC meliputi puluhan pohon tumbang, tiang listrik roboh, dua ruang toilet rusak, atap dan kaca venue dayung rusak, atap venue tenis lepas, atap venue atletik lepas, atap venue aquatic lepas, atap venue panjat tebing dan atap rusunawa lepas.



Akibat kerusakan tersebut, untuk sementara waktu stasiun DJKA ditutup hingga proses perbaikan selesai. (Istimewa)





Selain itu atap venue boling diketahui juga rusak, lampu stadion atletik roboh, rumah golf car hancur, sejumlah iconic symbol Asian Games rusak, dermaga ski air ambruk hingga atap gereja rusak parah dan masih banyak lagi.





Saat dikonfirmasi, Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti membenarkan kerusakan di Stasiun LRT tersebut. Akibat kerusakan tersebut, untuk sementara waktu stasiun DJKA ditutup hingga proses perbaikan selesai.





“Kami upayakan agar perbaikan ini cepat selesai. Untuk sementara waktu penumpang baik yang naik maupun turun dari stasiun tersebut dialihkan ke stasiun Jakabaring depan JSC,” singkatnya, Sabtu (27/10).






Sementara itu, Direktur Operasional PT JSC Bambang Supriyanto mengakui ada sejumlah kerusakan yang terjadi di JSC. Meskipun begitu, dirinya belum mengetahui persis apa saja kerusakan tersebut. “Kami masih menginventarisasi apa saja yang terjadi kerusakan ini,” katanya.






Untuk sementara waktu, pihaknya juga akan menutup sementara operasional kawasan JSC bagi pengunjung umum karena mempertimbangkan faktor keamanan. Mengingat, bukan hanya venue, tapi ada pohon tumbang, serta tiang listrik yang roboh. “Tapi, kalau untuk kegiatan yang sudah terjadwal di kawasan JSC tetap akan berjalan,” tutupnya.





(lim/JPC)