Diskusi Sharing Bisnis Jawa Pos, Sinergikan Ritel Offline – Online

SURABAYA – Industri risel saat ini menghadapi tantangan berat. Tidak sedikit pemain ritel konvensional yang telah menutup gerainya di beberapa kota di Indonesia karena terdisrupsi ritel Online. Padahal ritel konvensional selama ini menjadi sarana yang efektif bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya.

Namun Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jatim menilai bahwa tidak semua ritel konvensional terpuruk. Secara umum, kondisi bisnis ritel justru masih positif. Bahkan, pada 2018 bisnis rietl pertumbuhan signifikan bila dibandingkan dengan 2017.

Penjualan anchor tenant bisa tumbuh sampai 15 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Bisnis ritel diperkirakan tetap tumbuh pada 2019, kata ketua APPBI Jatim Sutandi Purnomosidi kemarin (10/2). Pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,17 persen dan konsumsi masyarakat domestik yang menjadi salah satu pilar utama makin menguatkan optimisme pelaku ritel pada 2019.

Meski begitu, tidak dapat dimungkiri bahwa sinergi antara online dan offline kian mendesak. Tidak heran bila makin banyak pemain online yang juga membuka gerai di pusat-pusat perbelanjaan untuk lebih mendekatkan diri dengan pasar. Hal ini menjadi simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan ujar direktur Marketing Pakuwon Group tersebut.

Sejalan dengan itu, pajak akhirnya menyentuh industri ritel online alias e-commercee. Pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 210/PMK.010/2018 tentang Perlakuan Perpajakan atas Transaksi Perdagangan Melalui Sistem Elektronik yang mengatur beberapa hal terkait dengan pedagang dan penyedia platform e-commerce. Sinergi antara ritel dan offline bakal kian terasa ungkapnya.

Namun apakah ritel offline memang masih tumbuh pesa atau mulai digerus online ? Lantas bagaimana mengoptimalkan keduannya ? Topik hangat tersebut akan dibahas dalam Sharing Bisnis Jawa Pos bertajuk Raup Untung via Offline dan Online yang diadakan di Ruang Semanggi Graha Pena Lantai 5.

Talk Show yang berlangsung pada Selasa, 12 Februari 2019, pukul 10.00-12.30 WIB itu bakal menghadirkan tiga narasumber. Yaitu, Sutandi Punomosidi;Direktur Penyuluhan , Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Kemenkeu Hstu Yoga Saksama; serta Direktur Shopee Indonesia Handhika Jahja (res/c14/oki)