Dirlantas Polda Metro Jaya

Kejadian tersebut menjadi perbincangan beberapa pihak. Banyak pertanyaan tentang bagaimana Standar Operasional Prosedur (SOP) yang harus dilakukan saat melintasi jalur khusus moda transportasi unggulan Ibu Kota Jakarta itu.

Karena, Dewi Perssik mengaku dikawal aparat kepolisian saat melintas di jalur busway. Ditambah, dari kuasa hukum Dewi Perssik yang menyatakan mobil Jaguar dengan nomor polisi B 12 DP sedang membawa orang sakit.

Dewi Perssik menyambangi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.
(Ikhsan Prayogi/ JawaPos.com)

Menanggapi hal tersebut, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Halim Pagara menegaskan dia tidak mendapatkan laporan kalau ada anggota Patwal yang mengawal artis ibu kota itu. “Ya ini saya dapat informasi dari Kasat Patwal saya sendiri, di bagian pengawal itu tidak ada yang anggota mengawal (Dewi Perssik),” kata Halim, Senin (4/12).

Dalam penuturannya, Halim ingin pihak Dewi Perssik agar membuktikan siapa yang mengawalnya. Agar informasi yang disampaikan akurat dan benar. “Kemarin sudah saya jawab apabila dari Depe bisa membuktikan anggota yang melakukan pengawalan kita akan panggil anggota itu, jika memang mendesak coba katakan siapa orangnya?” turur Halim.

Namun saat dikonfirmasi siapa yang melakukan pengawalan, Maha Awan Buana, pengacara yang menangani kasus Dewi Perssik enggan mengatakan siapa petugas tersebut beberapa waktu lalu. Maha merasa kasian dengan petugas yang mengawal, karena menurutnya sudah melakukan tugas dengan benar. “Nanti dia dikejar kan kasian. Padahal bapak itu sudah melakukan tugasnya dengan baik,” tutur Maha, Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (4/12).

Diketahui sesuai Pasal 134 Undang-Undang Lalu Lintas kendaraan yang bisa masuk ke jalur busway adalah ambulans, pemadam kebakaran, pejabat, dan sesuatu yang genting. Apabila ingin melakukan pengawalan harus membuat surat izin ke kepolisian. Untuk keperluaan pribadi tidak diizinkan melintasi jalur bus Transjakarta.


(ipy/JPC)