Diproyeksikan Jadi Cabup Malang, Sri Untari Akui Sudah Banyak yang ‘Melamar’

KOTA MALANG – Pemilihan Bupati Malang 2020 sebentar lagi. Sekretaris DPD PDI-P Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno digadang-gadang jadi kandidat terkuat PDI Perjuangan. Menanggapi hal ini, ia mengaku masih menunggu rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan yang akan diputuskan pada Januari 2020.

“Nanti Januari tahun depan, akan diumumkan partai akan memberikan keputusan kepada siapa. Sekarang lagi persiapan survei. Seminggu lagi kemungkinan dilakukan survei,” ungkapnya pada Jumat (6/12) usai sidang disertasinya yang membahas koperasi perempuan di Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB).

Ia menjelaskan, saat ini PDI Perjuangan masih dalam tahap seleksi calon. Mekanisme penjaringan calon ini untuk menentukan siapa yang direkom dilihat dulu visi-misinya yang kuat di daerah Kabupaten Malang. Kemudian kata dia, ada survei sebagai ukuran untuk memastikan jumlah suara calon di daerah tersebut

“Konsolidasi lingkup internal partai tetap penting, karena tiap partai kalau berkontestasi kan penginnya menang, dari sisi figur calon, internal partai serta koalisi itu perlu dikuatkan,” imbuh ketua Fraksi PDI Perjuangan Jawa Timur ini.

Sejauh ini jelas Untari, sudah ada calon yang mendaftarkan diri ke DPP PDI Perjuangan, yang berasal dari Kabupaten Tuban, Situbondo dan Sidoarjo. Bahkan diakui sudah banyak yang ‘melamar’ menjadi pasangannya.

“Iya banyak (yang melamar) ke saya. Pendaftarannya kan dibuka sampai tanggal 30 Desember ini. Untuk target daerah yang dimenangkan partai sendiri ada 13 daerah di Jawa Timur ini. Kemungkinan nanti ada bonusnya bisa dari Sidoarjo atau Kabupaten Malang ini,” terangnya.

Jika mendapatkan rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan sendiri, Untari akan berfokus untuk mengembangkan koperasi untuk memperkuat ekonomi rakyat.

“Misalnya nanti DPP PDI Perjuangan mempercayai saya (sebagai Calon Bupati) maka koperasi ini akan saya kembangkan agar ekonomi masyarakat ini kuat, kuat karena tidak tergantung pada siapapun,” tutupnya.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rida Ayu
Penyunting: Fia