Diduga Sediakan Layanan Prostitusi Untuk Investor, Owner YG Entertainment Ditahan

MALANG – Founder YG Entertainment, Yang Hyun Suk secara resmi ditahan oleh polisi pada 17 Juli kemarin dengan tuduhan telah mendampingi para investor di tahun 2014 silam dan mengirimkan mereka untuk berlibur dengan investor di Eropa, menurut laporan dari YonHap (19/7).

Mantan bos label musik Korea Selatan itu awalnya menolak semua tuduhan.

Hal ini terjadi beberapa minggu setelah Hyun Suk mundur dari semua jabatannya di YG Entertainment setelah artis-artisnya tersandung skandal tingkat tinggi, termasuk tuduhan penggunaan narkoba.

Dua artisnya, Seungri Bigbang dan B.I iKON, sebelumnya mundur dari dunia hiburan karena skandal prostitusi dan penggunaan obat-obatan terlarang.

Menyusul berita tersebut, saham YG menurun karena pemberitaan Yang Hyun Suk yang telah ditahan karena tuduhan perencanaan layanan prostitusi untuk investor asing.



Soompi, media lokal Korea Selatan melaporkan per tanggal 18 Juli kemarin, saham YG Entertainment turun sebesar 3,09% dari sebelumnya.

Yang Hyun Suk mulai dikenal sebagai anggota grup musik Seo Taiji and Boys pada tahun 90’an, dan membangun YG Entertainment pada 1996 silam. Dia adalah orang dibalik karir grup K-Pop ternama, termasuk Bigbang, BLACKPINK, dan PSY.

Penerjemah: Elsa Yuni Kartika
Foto: Istimewa
Penyunting: Kholid Amrullah